Kamis, 04 Jun 2026 07:13 WIB

Buntut Pembekuan Pers Kampus, Mahasiswa Stikosa-AWS Gelar Aksi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Feb 2023 12:17 WIB
Aksi Protes Mahasiswa Stikosa-AWS, Senin (27/2/2023)
Aksi Protes Mahasiswa Stikosa-AWS, Senin (27/2/2023)

selalu.id - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikais-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) melakukan aksi demonstrasi, Senin (27/2/2023). Aksi tersebut buntut dari kasus downgrade nilai dua mahasiswa bernama Kiki dan Feby.

Nilai beberapa mata kuliah dua mahasiswa atau reporter Acta Surya itu di-downgrade menjadi E. Padahal sebelumnya Kiki dan Feby mendapat predikat A untuk beberapa mata kuliah tersebut. Peristiwa ini menimpa keduanya usai mewawancarai Ketua Stikosa AWS, Meithiana Indrasari.

Baca Juga: Jaga Seleksi Calon Direktur Perumahan Tirta Argopuro, Ribuan Warga Probolibggo Akan Turun Jalan

Aksi mahasiswa kampus jurnalistik tertua se-Indonesia timur itu, juga buntut dari pembekuan Lembaga Pers Kampus (LPM) Acta Surya, oleh pihak kampus. Sebelumnya Stikosa-AWS juga telah menyegel sekretariat Acta Surya.

Koordinator Aksi Kiki Evelin menjelaskan aksi ini berkaitan erat dengan matinya kebebasan berpendapat di Stikosa-AWS. Kiki menyebut, aksi mereka juga didukung oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Stikosa-AWS.

"Aksi ini berdasarkan inisiatif mahasiswa dan ada dukungan dari IKA," kata Kiki saat dihubungi selalu.id.

Baca Juga: Polri Perbarui Pelayanan Unjuk Rasa Berbasis HAM Internasional

Sebelumnya, penurunan nilai dan upaya pembredelan Acta Surya dilakukan pihak kampus, usai Kiki dan Feby merekam tanpa izin saat mewawancarai Ketua Stikosa-AWS, Meithiana Indrasari.

Meski pembinaan kepada keduanya sudah dilakukan, tapi Kiki dan Feby tetap saja dijatuhi nilai E untuk beberapa mata kuliah yang tidak berkaitan dengan aktifitas peliputan. Bahkan berita keduanya juga tidak sempat terpublikasi.

"Mereka (Stikosa-AWS) membahas etika jurnalistik dan pembahasan mengenai merekam tanpa izin dapat dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Mereka juga mengatakan, Acta Surya seharusnya tidak menulis tentang buruknya kampus. Berita Acta dianggap sudah memprovokasi," ujar Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Acta Surya Stikosa AWS, Fierda.

Baca Juga: Warga Apartemen Bale Hinggil Wadul Pemkot, Protes Pemutusan Air dan Listrik

Aksi mahasiswa inipun secara keseluruhan merupakan respon atas ketidakadilan dan kesewenangan yang diberlakukan pihak kampus. Selain kepada Kiki dan Feby, juga kepada LPM Acta Surya.

"Mengenai prosedur pembekuan organisasi, tidak sesuai dengan alur panduan. Serta perlu pengkajian ulang mengenai panduan organisasi, karena ada beberapa poin yang sudah tidak relevan. Beberapa poin juga perlu pengkajian ulang," pungkas Fierda. (Ade/SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.