Kamis, 04 Jun 2026 04:48 WIB

Kemensos Hadir Beri Harapan Anak-anak yang Terancam Putus Sekolah di Depok

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Feb 2023 20:09 WIB

selalu.id - Sebuah bangunan berbentuk letter U terletak persis di belakang Terminal Depok, Jawa Barat. Tongkrongannya tampak mencolok dari bangunan lain di sekitarnya.

Dari luar, terdengar riuh suara puluhan siswa jenjang pendidikan SD hingga SMA.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Ya, bangunan yang tersusun dari tumpukan kontainer dengan cat warna-warni pada bagian luar itu merupakan ruang-ruang kelas dari bangunan Sekolah Masjid Terminal (Master) di Depok.

Di dalamnya, para siswa tengah antusias menyimak edukasi dan terlibat dalam kegiatan pembekalan yang diberikan dari Kementerian Sosial bersama Polda Metro Jaya.

“Jadi, kegiatan di Sekolah Master Depok ini, bentuk sinergitas kami (Kemensos) dengan Polda Metro Jaya, pada khususnya, kolaborasi dengan Srikandi Polwan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus),” kata Koordinator Pemulihan dan Reintegrasi Sosial pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (PSKBSNA) Kemensos, Rosehan Ansyari, belum lama ini.

Sekolah Master merupakan sekolah alternatif yang diperuntukkan bagi anak kaum marjinal yang kesulitan memperoleh akses pendidikan, seperti anak jalanan, anak terlantar, anak disabilitas dan anak yang berhadapan dengan hukum.

Pria yang akrab disapa Rehan ini mengatakan, kepada anak-anak di Sekolah Master, Kemensos memberikan edukasi dan pembekalan seputar pencegahan _bullying_ dan kekerasan seksual terhadap anak, hingga kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.

“Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Kemensos memberikan semacam _ice breaking_, pengetahuan-pengetahuan dasar tentang kesiapsiagaan bencana kalau terjadi gempa dan sebagainya. Kemudian, teman-teman dari Polda juga bicara tentang _bullying_, kekerasan seksual, dan perlindungan terhadap anak,” ucapnya menjelaskan.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Edukasi dimaksudkan untuk mencegah kenakalan anak dan remaja di lingkungan sekolah maupun sekitarnya. Maklum, para siswa di Sekolah Master merupakan eks anak jalanan, pengamen, maupun pemulung.

“Kami sih inginnya, mereka tetap bisa sekolah, seperti anak-anak pada umumnya. Nah, lewat edukasi ini, harapannya menghindarkan mereka dari kasus kenakalan anak dan remaja seusianya,” kata dia.

Selain memberikan edukasi, Kemensos juga membantu perlengkapan sekolah. “Dari Kemensos, kita bantu perlengkapan sekolah berupa tas, termasuk juga kebutuhan nutrisi, seperti susu, permakanan, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Yang diberikan edukasi dan bantuan perlengkapan sekolah, Muhammad Rijal (11) mengungkapkan rasa senangnya. “Dapat materi menyenangkan, dapat tas, buku, pensil, pulpen, sama snack,” katanya.

Siswa kelas empat SD ini mengaku sekolahnya baru pertama kali disinggahi para petugas resmi. Ia berharap bisa kembali mengikuti kegiatan serupa. “Seneng, ini pertama kali. Mau lagi kalo ada (kegiatan) begini,” tuturnya.

Setelah Sekolah Master di Depok, kolaborasi Kemensos dan Polwan Polda Metro Jaya ini, rencananya akan dilanjutkan ke beberapa sekolah lainnya di Jakarta dan sekitarnya. (SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.