Senin, 20 Jul 2026 12:21 WIB

Jatim Masih Dilanda Cuaca Ekstrem Hingga Maret 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Feb 2023 19:18 WIB

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kembali bahwa wilayah Jawa Timur masih dilanda cuaca ekstrim hingga awal Maret 2023.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kelas I Juanda Taufiq Hermawan mengatakan berdasarkan analisis kondisi iklim, wilayah Jawa Timur masih berada puncak musim hujan.

Baca Juga: Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

"Kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih signifikan terdapat potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah pada tanggal 25 Februari - 03 Maret 2023," kata Taufiq, melalui keterangan press, Jumat (24/2/2023).

Taufiq pun menjelaskan, BMKG menganalisis dinamikan atmosfer terkini masih menunjukkan aktifnya La Nina lemah yang masih berdampak terhadap peningkatan jumlah curah hujan di wilayah Jatim.

"Tarikan massa udara akibat adanya daerah pusat tekanan rendah di sebelah utara Australia mengakibatkan terbentuknya konvergensi,"jelasnya

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

Hal itu membuat konvergensi atau pertemuan massa di wilayah Jawa Timur yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif.

"Aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin di Jawa Timur berdampak pada peningkatan jumlah curah hujan di sebagian besar wilayah Jawa Timur," terangnya.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini

Sehingga, akibat adanya cuaca ektrem itu. BMKG mengingatkan untuk waspada beberapa wilayah di Jatim yang memiliki potensi cuaca ekstrem, dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang, puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi)

Wilayah Jatim yang berpotensi dampak cuaca ekstrem yakni Kab. Bangkalan, Kab. Sampang, Kab. Pamekasan, Kab. Sumenep, Bawean, Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kab. Lamongan, Kab. Gresik, Kab. Tuban, Kab. Bojonegoro, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab. Jombang, Kota Mojokerto, Kab. Mojokerto, Kab. Pacitan, Kab. Tulungagung, Kab. Trenggalek, Kab. Kediri, Kota Kediri, Kab. Blitar, Kota Blitar, Kab. Ponorogo, Kota Pasuruan, Kab. Pasuruan, Kota Probolinggo, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Bondowoso, Kab. Banyuwangi, Kab. Jember, Kab. Lumajang, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang. (Ade/SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.