Jumat, 05 Jun 2026 01:23 WIB

Hore! Kesembuhan Meningkat, Lima Kelurahan di Surabaya Bebas Kasus Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Agu 2020 10:45 WIB
Kegiatan pasien Covid-19 di Surabaya
Kegiatan pasien Covid-19 di Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Progres penanganan Covid-19 di Surabaya terus menunjukkan hasil. Tercatat lima kelurahan telah terbebas dari kasus Covid-19.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, kelurahan yang nol kasus yaitu Tambak Wedi, Krembangan Utara, Embong Kaliasin, Romokalisasi dan Genting Kalianak.

"Jadi, dari lima kelurahan itu punya cerita masing-masing hingga berhasil mencapai nol kasus," kata Febria Rachmanita, di Dapur Umum Balai Kota Surabaya, Jumat (14/8/2020).

Feny – sapaan akrab Febria Rachmanita merinci masing-masing kisah lima kelurahan tersebut. Mulai dari Kelurahan Tambak Wedi yang semula ada 55 kasus, kemudian tercatat 51 kasus diantaranya dinyatakan sembuh dan empat kasus meninggal dunia. Berikutnya untuk Kelurahan Krembangan Utara, awalnya terdapat 44 kasus, dan setelah dirawat 36 orang sembuh, lalu delapan orang lainnya meninggal.

"Berikutnya Kelurahan Embong Kaliasin berjumlah 55 kasus, dan 51 kasus diantaranya sembuh dan empat lainnya meninggal. Selanjutnya khusus Kelurahan Romokalisari, awalnya ada lima kasus, dan empat kasus diantaranya berhasil sembuh dan satu orang tutup usia," papar dia.

Kemudian yang terakhir adalah Kelurahan Genting Kalianak yang perkembangan kasusnya sangat menarik. Pasalnya, dari empat kasus yang terdapat di kelurahan tersebut, semuanya sembuh dan tidak ada yang meninggal.

"Jadi, untuk Genting Kalianak ini angka kasusnya berhasil sembuh  semuanya, alhamdhulillah," urainya.

Direktur RSUD dr Soewandhie ini juga memaparkan angka kesembuhan pasien terbaru per Kamis (13/8/2020) kemarin. Secara kumulatif, angka kesembuhan di Kota Surabaya mencapai 6.885 orang. Dari angka tersebut, khusus pasien yang sembuh dalam satu hari kemarin mencapai 175 orang.

"Rinciannya, 49 orang dari rawat inap rumah sakit dan 126 pasien rawat jalan isolasi mandiri," jelas dia.

Tidak hanya itu,  pasien dalam perawatan dan pantauan Dinkes berjumlah 2.418 kasus. Angka itu terdiri dari pasien rawat jalan 976 kasus, rawat inap rumah sakit 1.091 kasus, Hotel Asrama Haji 223 kasus. 

"Terakhir RS Lapangan berjumlah 128 kasus. Semoga tren kesembuhan ini terus meningkat," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.