Selasa, 21 Jul 2026 09:21 WIB

Bungkam Protes DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Setujui Wahana Night Zoo KBS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Feb 2023 15:11 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Rencana wahana baru Night Zoo di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada malam hari diwarnai pro kontra. DPRD Surabaya melalui Wakil Ketua Komisi B, Anas Karno menolak rencana tersebut, sementara sebagian warga dan pedagang sekitar KBS menyambut gembira.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku menyetujui adanya wahana Kebun Binatang malam atau Night Zoo tersebut. Tetapi, asalkan tidak melanggar aturan dan mengganggu hewan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kalau yang terbaik untuk masyarakat dan tidak melanggar aturan. Kenapa tidak? yang penting tidak melanggar peri kehewanan,"kata Eri, Jumat (3/2/2023).

Eri mengatakan, KBS sudah bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Mereka telah melakukan kajian-kajian. Nantinya, BKSDA yang akan menyampaikan kajian tersebut kepada masyarakat.

"Makanya kalau gak ngerti ya tanya ke BKSDA. Yang namanya Direktur KBS sudah melakukan kajian dengan BKSDA,"tegasnya.

Terkait opini menganggu kenyamanan satwa pada malam hari, Eri sendiri tidak mengerti soal hewan, semuanya diserahkan kepada ahlinya. Hadirnya Night Zoo ini dianggap Eri sebagai suasana berbeda.

"Dan lebih enak lah kalau malam gak panas. Tapi juga dilihat, jangan ganggu binatang kalau malam wayahe turu. Kan ada BKSAD dan para pakar punya hitung hitungan sendiri,"jelasnya.

"Lek aku ngomong gak usah diganggu hewan turu kita gak ngerti. BKSDA itu sudah kajian. Kan sama kaya menungso ojok (manusia jangan) diganggu bengi turu, yo engak, bengi e tahajud kok. Kan koyok ngono,"imbuhnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Sementara itu, Humas PDTS KBS Alvin mengatakan yang dikeluarkan pada wahana Night Zoo hanyalah satwa Nokturnal atau binatang yang memang beraktivitas di malam hari, sehingga, tidak menganggu satwa lain.

"Biasanya binturong sama burung hantu. Sementara itu saja. Jumlah satwanya masih belum disampaikan dan masih belum tahu (satwa dari mana saja), karena, masih proses. Nanti hewan sapa saja yang siap ditampilkan,"kata Alvin.

Alvin menjelaskan, pihaknya masih belum mengetahui kapan rencana wahana Night Zoo itu akan terealisasikan, karena masih dalam tahap pembangunan.

"Tahun ini rencananya. Kalau bulannya masih menyusul. Nanti, pengunjung itu bisa lebih dekat lagi dengan satwa, ada foto booth juga,"pungkasnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno menolak keras rencana wahana Night Zoo tersebut. Dirinya mengaku akan memanggil KBS dalam hearing di DPRD Surabaya.

"Sejak awal saya menolak keras. Ini akan sangat mengganggu kenyamanan dan kehidupan satwa. Karena membuat siklus pola hidup satwa berubah," ujar Anas saat dikonfirmasi pada Kamis (02/02/2023). (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.