Selasa, 21 Jul 2026 21:47 WIB

Pemkot Surabaya Cari Investor untuk Hidupkan Lagi Taman Remaja Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 24 Jan 2023 15:15 WIB
Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya
Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya rencananya akan menghidupkan kembali Taman Remaja Surabaya (TRS) yang telah ditutup sejak September 2018 lalu. Rencana tersebut disampaikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri mengatakan, akan melakukan pengerjaan TRS dan bakal dijadikan satu dengan eks Taman Hiburan Rakyat (THR).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Eri menyebut, pengerjaan TRS itu akan dilakukan mulai tahun 2023 ini dan bakal dibuka pada akhir tahun 2023.

"Insyaallah tahun ini. Ini sudah mulai kita melakukan pendampingan-pendampingan, dari kejaksaan tinggi. InsyaAllah akan kita mulai bulan depan pemilihannya,"kata Eri, Selasa (24/1/2023).

Namun, saat ini Pemkot Surabaya akan melakukan pelelangan dan mencari investor ataupun penyewa. Meski begitu, ia meminta THR tersebut menjadi tempat wisata murah yakni tiket masuk hanya Rp 25 ribu.

"Tapi di masa sulit ini, sulit mencari investor. Nanti kita lihat, kalau ada yang sewa ya langsung. Gak usah lelang kalau ada yang sewa. Jadi sekarang kita lakukan agar bermanfaat untuk masyarakat dan hasilnya terlihat,"ujarnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Eri menjelaskan, apabila ada Build Operate Transfer (BOT) British thermal unit (BTU) pihaknya akan melakukan pelelangan.

"Tapi kemarin ada yang menyampaikan, kalau mengajukan secara sewa silahkan. Kalau BOT BTU, ada yang berani sewa, ya sewaen,"jelasnya.

Nantinya, kata dia, wahana permainan TRS akan bersambung dengan THR. Sehingga, masyarakat nantinya bisa melihat penampilan seni ketoprak, ludruk dan lain- lain.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kalau hi-tech tetap, yang dijalankan TRS dan eks THR yang ada tempat ketoprak dijadikan satu,"ujarnya.

"Karena saya tidak ingin warga Surabaya lupa sama ludruk, ketoprak dan srimulat yang mengangkat nama besar Surabaya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.