Kamis, 04 Jun 2026 05:41 WIB

Bonek dan Aremania Dilarang Hadiri Sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 11 Jan 2023 17:34 WIB
Rapat koordinasi di Mapolrestabes Surabaya
Rapat koordinasi di Mapolrestabes Surabaya

selalu.id - Polrestabes Surabaya melarang atau mengimbau suporter Aremania maupun Bonek Persebaya untuk tidak datang ke Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin (16/1/2022) mendatang.

"Kami mengimbau teman-teman Aremania maupun Bonek untuk tidak hadir ataupun untuk melakukan unjuk rasa. Dipastikan rumahnya suporter Surabaya, Bonek tidak menghendaki adanya Aremania yang melaksanakan unjuk rasa di PN Surabaya," kata Kabag OPS Polrestabes Surabaya, AKBP Toni Kasmiri, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

AKBP Toni menjelaskan, Kepolisian telah melakukan rapat koordinasi pengamanan sidang tragedi Kanjuruhan yang diikuti oleh, TNI, BPBD, Dishub, maupun Majelis Hakim, Kejati, Kejari serta komunitas Jogo Wani Suroboyo, pendekar Jogo SBY, dan korwil SBY.

"Pengamanan yang kami siapkan ada 4, rencana pengamanan sidang terbuka, rencana pengamanan sidang hibrid, sidang online dan sidang kontinjensi, itu sudah kami siapkan terkait sidang,"tegasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Jumlah personel yang kami siapkan, itu apabila aman itu 800 personel. Apabila kotigensi dan dinamika di lapangan itu terjadi informasi ada perkembangan di lapangan, kita ploting di lapangan 1.800 personel,"lanjutnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan patroli siber dan konvensional. Sehingga, pengamanan juga tidak dilakukan hanya di PN Surabaya. Namun, juga pihak Polres Malang Raya, Sidoarjo, maupun Tanjung Perak akan melakukan penyekatan dan sweeping baik Aremania dan Bonek.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Apabila ada Aremania masuk, secara masif akan kita blokade supaya tidak masuk Surabaya karena beresiko berbenturan dengan rekan-rekan suporter Persebaya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.