Minggu, 06 Sep 2026 12:29 WIB

Covid-19 Mereda, Rumah Sakit Darurat di Surabaya Mulai Dikosongkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Jan 2023 17:07 WIB
Suasana di RSLT Surabaya
Suasana di RSLT Surabaya

selalu.id - Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Surabaya dikosongkan seiring menurunya kasus Covid-19 dan dicabutnya PPKM oleh pemerintah pusat.

Pantuan selalu.id, tampak ratusan bed atau tempat tidur di RSLT masih terlihat terbengkalai dan sepi penghuni. Terlihat, hanya beberapa tugas BPBD yang menjaga.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, semua fasilitas yang berada di rumah sakit darurat tersebut akan dipindahkan atau didistribukan kepada RSUD milik Pemkot Surabaya dan puskesmas.

"Fasilitasnya lagi koordinasi dengan teman-teman mau diambil semua. Ditaruh RSUD BDH dan RSUD Dr. Mohamad Soewandhie. Oksigen yang kotak-kotak itu ditaruh di puskesmas. Jadi nanti Puskesmas itu akan ada pelayanan yang lebih ketika dibutuhkan," kata Eri, Kamis (5/1/2022).

Meski akan distirbusikan, Pemkot Surabaya tetap melihat Bed Occupancy Rate (BOR) dengan kasus apabila tinggi untuk varian baru. Pihaknya telah menyiapkan caranya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Sudah kita lepas. Rumah sakit darurat itu kan hubungannya dengan BOR. Tapi lihat, naiknya karena apa. Kalau varian baru maka sudah ada caranya. Caranya, dengan aplikasi dan pribadi masing-masing sekarang ini," kata Eri.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina menambahkan, masih ada ratusan bed yang tersisa di RSLT.

Ratusan bed tersebut yakni sebanyak 102 bed pasien, 300 unit bed periksa pasien, 100 oksigen konsentrator, dan 2 buah hepafilter.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Namun, kata dia, jumlah itu sudah berkurang, sebelumnya pendistribusian barang ke RS dan puskesmas milik pemkot sudah bertahap dilakukan mulai awal 2022. Sisanya, akan dilakukan lagi.

"Barang-barang yang ada di RS darurat sudah dilakukan pendistribusian secara bertahap ke RS BDH, RS Soewandhie dan puskesmas- puskesmas sejak awal tahun 2022," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.