Rabu, 22 Jul 2026 19:02 WIB

Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Penutupan Jalan saat Malam Tahun Baru di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Des 2022 11:42 WIB
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto
Balai Kota Surabaya. Foto: Arif Fajar Ardianto

selalu.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Surabaya bakal melakukan penutupan sekaligus penyekatan pada 12 titik di pembatasan kota Surabaya saat Malam Tahun Baru 2023.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Satriyono mengatakan, nantinya di setiap titik pembatas kota Surabaya saat Malam Tahun Baru tiba, mulai pukul 21.00 WIB akan ditutup.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Dibatas kota masuk ke Surabaya akan diselektif mulai pukul 21.00 WIB di 12 titik, yang jelas ini antisipasi konvoi,"kata Iptu Satriyono, saat dihubungi selalu.id, pada Kamis (29/12/2022).

Iptu Satriyono memeberkan, nantinya 12 titik yang akan dilakukan penutupan dan penyekatan itu, yakni Bundaran Waru depan Cito, Brebek Industri, Giant Pondok Candra, Jembatan Baru Karang Pilang, Merr Gunung Anyar, Lakarsantri- Menganti, Romokalisari.

Kemudian, Simpang 3 Indrapura-Rajawali, Rajawali-JMP, Simpang 4 Dupak -Demak dan Simpang 4 Kedung Cowek-Kenjeran.

"Himbauan untuk masyarakat bahwa di Surabaya tidak ada kegiatan, monggo diatur kembali bahwa pukul 21.00 WIB akan disekat.

Satlantas Surabaya juga melakukan pengalihan arus lalu lintas atau rekayasa di dalam pusat Kota Surabaya. Hal itu untuk memecah arus lalu lintas guna mengantispasi penumpukan massa pengendara.

"Dalam kota sendiri sesuai rencana pada 21.00 WIB akan diadakan rekayasa lalulintas bisa maju dan bisa mundur. melihat situasi dan kondisi lapangan,"jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Rekayasa lalu lintas saat Malam Tahun Baru fi Pusat Kota Surabaya yakni, depan Hotel Bumi, depan Tunjungan Plaza, depan BG Junction, depan PTC Surabaya, Jalan Tunjungan, Jalan Raya Darmo, Jalan Kertajaya, Jalan MERR Ir Soekarno, dan Jalan Pemuda.

Kemudian untuk rekayasa lalu lintas di Jalur Protokol yakni, Bundaran Dolog (Taman Pelangi), Fly Over Mayangkara, Kebun Binatang Surabaya, TL Simpang 4 Jalan Pandegiling-Urip Sumoharjo

Lalu, Fly Over Pasar Kembang, Polisi Istimewa, Tembaan- Jalan Bubutan, Pahlawan-Tembaan, Kawasan Lenmarc, dan Simpang 3 Jalan Mastrip-Wiyung.

Sementara itu, Wakasatlantas Polrestabes Surabaya, Kompol Rendy menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas terukur apabila ada yang melanggar melaksanakan kegiatan pesta malam tahun baru 2023.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Kompol Rendy menuturkan, pihaknya juga akan melakukan penilangan elektronik. Namun, apabila tidak mempan, pihaknya akan melakukan penguraian simpatik.

"Kita akan mengamankan kendaraan-kendaraan yang betul membandel dan tidak mengikuti aturan. Petugas kita akan mengamankan dengan catatan harus melengkapai surat kendaraan ataupun mengganti knalpot brong mereka dengan knalpot standar,"tegasnya.

"Ketika itu sudah diperbaiki (sesuai aturan) sudah ditunjukan surat sah kendaraan akan kita kembalikan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.