Rabu, 22 Jul 2026 15:23 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Blokir Pasien yang Daftar Tapi tidak Datang Berobat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Des 2022 16:47 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di RSUD dr Soewandhie
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di RSUD dr Soewandhie

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta para pengunjung atau pasien rumah sakit RSUD Bhakti Dharma Husada maupun dr Soewandhie datang sesuai pengajuan pada sistem pendaftaran yang telah diajukan. Jika menyalahi aturan tersebut,mpasien akan diblokir. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Selama sidak di dua RSUD tersebut, Eri mengaku telah menemukan adanya warga yang mengisi sistem pendaftaran pelayanan selama 30 hari penuh. Padahal, orang tersebut tidak datang pada hari dan waktu yang telah ditentukan dalam aplikasi pendaftaran e-health.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

"Saya bilang kita bisa lihat itu lewat aplikasi, blokir orangnya. Ternyata diblokir itu ada 50 orang dan orangnya datang minta dibuka blokir,"kata Eri, Jumat (9/12/2022).

Eri menegaskan, untuk membuat surat pernyataan apabila pasien tidak datang, maka pelayanan berobatnya dibatalkan.

"Kalau ternyata saya tidak datang dan tidak membatalkan, maka saya siap diblokir sampai satu bulan," tegasnya.

Tak hanya itu, Eri beberapa kali menemukan warga yang mendaftar antrean pelayanan pukul 10.00 WIB. Namun, datang terlebih dahulu pukul 06.00 WIB.

"Ini yang terjadi sehingga pelayanan jadi kacau, seakan-akan jadi lama,"tuturnya.

"Tapi Alhamdulillah sekarang setelah ini dijalankan, posisinya jauh berkurang, maka jam 11.00 WIB sudah pada selesai, karena lebih teratur orangnya," lanjutnya.

Di sisi lain, Eri berharap ke depan warga atau calon pasien tidak asal mendaftar lalu membatalkan.

Baca Juga: Langkah Tegas Wali Kota Eri Benahi RSUD Soewandhie, Targetkan Pelayanan Cepat dan Setara bagi Pasien BPJS

Sebab, hal tersebut justru akan merugikan orang lain yang benar-benar ingin mendapatkan pelayanan.

"Kalau dia mendaftar begitu, maka dia merugikan orang lain yang mau daftar nomornya jadi ke belakang. Nah ini apa, ayo sama-sama Surabaya ini guyub-rukun, jangan merugikan orang lain dengan pola yang kita buat, bayangkan kalau ini terjadi pada diri kita," tuturnya.

Eri juga menyarankan manajemen RSUD BDH untuk memasang televisi di ruangan tunggu. Dengan begitu, warga yang datang tidak bosan saat menunggu giliran mendapatkan pelayanan.

"Sama dengan (RSUD Dr Soewandhie), nanti RSUD BDH juga dikasih TV agar tidak stres saat menunggu," ujar Cak Eri panggilan lekatnya.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Kemudian, Eri meminta supaya ruangan di RSUD BDH dilakukan penataan dengan penambahan hiasan. Seperti diantaranya menyesuaikan jumlah kursi pengunjung serta pemasangan hiasan dinding.

"Sehingga ruangan ini akan jadi lebih luas, kita bisa berikan tulisan-tulisan atau hiasan dinding sehingga orang berobat akan merasa nyaman," jelasnya.

Eri menambahkan, Pemkot Surabaya akan kembali mengembangkan aplikasi e-health. Sebab, dari hasil evaluasinya di lapangan, sistem pendaftaran online ini belum dilengkapi dengan barcode ketika tidak di-print oleh calon pasien.

"Ini lagi kita buat untuk barcodenya. Nah untuk (sementara) mempercepat itu, saya minta yang tugas di luar dengan name tagnya dia (pasien) dimasukkan, maka dia ada pilihan mana saja (poli atau dokter), kalau memang jamnya masuk itu diklik untuk mempercepat," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.