Sabtu, 26 Sep 2026 13:45 WIB

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Sep 2026 13:27 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Festival PMR Kota Surabaya 2026. (Foto: selalu.id).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Festival PMR Kota Surabaya 2026. (Foto: selalu.id).

selalu.id - Semangat kemanusiaan dan jiwa kepahlawanan berkibar hangat di tengah ribuan kader Palang Merah Remaja (PMR) serta PMI Kota Surabaya, Sabtu (26/9/2026).

Momen tersebut terpancar saat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan arahan penuh motivasi yang membakar semangat para generasi muda di Kota Pahlawan.

Baca Juga: ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Dalam arahannya, Eri mengungkit kembali peristiwa bersejarah tahun 1945. Momen heroik perobekan warna biru bendera Belanda menjadi Sang Saka Merah Putih di Hotel Yamato mengandung filosofi mendalam bagi generasi penerus.

"Sang Merah Putih harus selalu berkibar di seluruh penjuru Indonesia. Tapi yang membuat saya bangga, Sang Merah Putih harus selalu berkibar di hati arek-arek Suroboyo," tegasnya membakar semangat para peserta.

Eri menjelaskan, makna "berkibar" di dalam jiwa warga Surabaya adalah keberanian dalam menegakkan kebenaran, saling membantu, dan bergotong royong demi kebaikan bersama. Hal ini sejalan dengan slogan Youth for Humanity yang diusung oleh para pemuda.

"Apalah arti kita merdeka kalau tidak punya nilai-nilai kemanusiaan. Apalah arti menjadi manusia kalau hati kita tidak bisa menolong orang lain," tegasnya.

Sebagai bentuk dorongan nyata, Wali Kota Eri menyampaikan apresiasi tinggi kepada PMI Kota Surabaya yang dinilai berhasil mencetak kader-kader PMR berjiwa sosial tinggi.

Ia turut mengutip ajaran Ta'awanu 'alal birri wat taqwa yakni tolong-menolonglah dalam kebaikan, yang kini diwujudkan secara nyata oleh anak-anak muda Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Festival PMR Kota Surabaya 2026. (Foto: selalu.id).Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Festival PMR Kota Surabaya 2026. (Foto: selalu.id).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Guna memperkuat karakter tersebut sejak dini, Pemerintah Kota Surabaya berencana menetapkan PMR sebagai salah satu ekstrakurikuler wajib pilihan di jenjang SD dan SMP di bawah naungan Pemkot Surabaya.

Langkah ini diharapkan mampu membentuk generasi penerus yang berjiwa penolong dan peduli sesama.

Di akhir arahannya, Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

"Arek Suroboyo sing ngandal iku sing menghormati budaya, menghargai perbedaan, dan biso ngebantu wong liyo. Sukses selalu untuk PMI dan PMR Kota Surabaya," tuturnya disambut gemuruh sorak semangat peserta.

Baca Juga: Muncul Asap Putih di Mal PTC Surabaya, Pengunjung Heboh

Sebagai informasi, Festival PMR Kota Surabaya tahun ini mengusung tema Youth For Humanity (Generasi Muda Untuk Kemanusiaan).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 2.190 peserta dari 105 sekolah yang terdiri dari tingkat Mula (SD), Madya (SMP), hingga Wira (SMA). Acara ini dibuka langsung oleh Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo.

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman Hidayat mengatakan bahwa kegiatan ini menegaskan posisi anggota PMR sebagai garda terdepan dalam wadah pembinaan kemanusiaan.

"Seluruh anggota PMR diharapkan mampu mengaktualisasikan Tri Bhakti PMR, menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, memperkuat jejaring persahabatan antarsekolah, serta terus mengasah keterampilan dan kreativitas," katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.