Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

Gandeng PD Pasar Surabaya, PLN NP Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Des 2022 13:46 WIB
Penandatanganan kerjasama antara PLN NP dan PD Pasar Surya
Penandatanganan kerjasama antara PLN NP dan PD Pasar Surya

selalu.id - PLN Nusantara Power (PLN NP) selaku subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara terus menebalkan komitmennya dalam mewujudkan dekarbonisasi secara masif. Kali ini PLN NP menggandeng Badan Usaha Milik Daerah Kota Surabaya Pasar Surya dalam Penelitian dan Pengembangan Pengelolaan Sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) untuk Co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan langsung oleh Direktur Operasi Pembangkit Batubara PLN NP, Rachmanoe Indarto dengan Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Agus Priyo Akhirono di Surabaya pada Kamis (8/12).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Upaya penggunaan BBJP untuk co-firing merupakan inovasi unit pembangkit yang berbahan bakar Batubara sebagai tindak lanjut untuk memenuhi kebijakan pemerintah terkait target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% (dua puluh tiga persen) pada tahun 2025.

Direktur Operasi Pembangkit Batubara PLN NP, Rachmanoe Indarto menyampaikan, visi dan rencana jangka panjangnya dalam menggunakan BBJP untuk co-firing.

"Penggunaan BBJP untuk co-firing pembangkit berbahan bakar batubara PLN NP dilakukan untuk menghasilkan energi bersih sebagai bentuk dukungan PLN NP terhadap percepatan target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT), dan komitmen menuju zero karbon pada 2060", terang Rachmanoe.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

PLN NP telah melakukan uji coba co-firing pada pembangkit PLTU batubara dengan menggunakan BBJP yaitu menggunakan sampah organik perkotaan dengan menggandeng Pemerintah Daerah setempat untuk memasok BBJP. Pada tahap awal, dua PLTU yang telah melakukan uji coba co-firing menggunakan BBJP, yaitu PLTU Tanjung Awar-Awar (19-20 Juli 2022) dan PLTU Paiton 1-2 (1-2 Agustus 2022) pada rasio rendah 1�n 3%.

Di tahap awal, pelaksanaan co-firing BBJP dilaksanakan oleh PLN NP dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten Tuban dan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk kerjasama memasok BBJP ke pembangkit. BBJP sejumlah 160 ton yang berasal dari TPA Jabon, Sidoarjo telah disalurkan untuk keperluan uji coba co-firing pada PLTU Tanjung Awar-Awar dan PLTU Paiton 1-2.

Pemanfaatan RDF (Refuse Derived Fuel) dari MSW (Municipal Solid State) untuk bahan baku BBJP memerlukan pengolahan awal agar dapat digunakan sebagai bahan bakar pembangkit. Pada boiler tipe PC (Pulverized Coal) yang digunakan di pembangkit, diperlukan pemrosesan BBJP berupa pemilahan, pengeringan, pencacahan dan pembuatan fluff (serbuk) sebelum dimasukan ke dalam boiler. Proses pengumpulan baha baku dan penyiapan fasilitas pengolahan BBJP dilakukan dengan melakukan MoU Pemerintah Daerah setempat.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Direktur Utama PD Pasar Surya, Agus Priyo Akhirno menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan PLN Nusantara Power dalam pemanfaatan sampah Kota Surabaya.

"Program co-firing pada PLTU PLN Nusantara Power yang menggunakan BBJP ini menjadi salah satu solusi untuk permasalahan sampah di kota kami. Saya berharap agar sinergi ini terus terjalin dengan tujuan menciptakan Kota Surabaya bebas sampah dan terwujudnya lingkungan yang bersih serta kualitas udara yang lebih asri," imbuh Agus Priyo. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.