Rabu, 22 Jul 2026 18:40 WIB

Ternyata Ini Penyebab Siswi SMPN 1 Surabaya Loncat dari Lantai 2 Gedung Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Nov 2022 19:51 WIB
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang didampingi petugas
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang didampingi petugas

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Surabaya, menyebut Siswi yang sengaja meloncat dari lantai 2 gedung sekolah SMPN 1 Surabaya sering dimarahi orangtuanya lantaran berpacaran.

Hal itu membuat Siswi itu merasa mendapatkan tekanan dari orangtuanya. Sehingga, harus putus dengan pacarnya.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

"Putus sama pacarnya, tekanan mental, sering dimarahi karena pacaran," kata Kepala DP3A Surabaya, Tomi Ardiyanto, saat dihubungi, Jumat (25/11/2022).

Tomi mengatakan, rencananya Pemkot Surabaya akan membawa siswi tersebut ke shelter anak perempuan untuk mendapatkan pendampingan. Pihaknya pun sudah mendapatkan persetujuan dari orangtua siswi.

Baca Juga: Driver Ojek Online asal Sidoarjo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Surabaya

"Rencana jika sudah boleh meninggalkan RS akan kami tempatkan sementara di Selter rumah aman anak perempuan,"ujarnya

"Gak ada tekanan klien ditempatkan di Selter. Tapi jika situasi lingkungan keluarga kurang mendukung untuk proses penyembuhan psikis memang kita arahkan si anak ini untuk tinggal di rumah aman Shelter perempuan,"lanjutnya.

Saat ini, Tomi menambahkan, pihaknya masih belum bisa memastikan kapan siswi dibawa ke Shelter. Mengingat, kondisi siswi tersebut masih perlu perawatan medis.

Baca Juga: Pasca Tamu Tewas dari Lantai 20, Hotel Goldvitel Surabaya Bilang Begini

"Disamping itu ada beberapa kondisi terkini yakni, untuk BPJS, di RS manapun tidak mengcover biaya pengobatan atas kejadian yang dilakukan dengan sengaja. Biaya selama pengobatan awal di RS Soewandhi menggunakan Umum, dan ditanggung oleh pihak sekolah,"jelasnya.

"Keluarga korban menginginkan dirawat di RSAL dr Ramelan, karena mempunyai asuransi mengingat ayahnya merupakan TNI AL yang bertugas di Sorong Papua. Sekarang sedang proses pemindahan klien ke RSAL Ramelan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.