Sabtu, 06 Jun 2026 08:27 WIB

Ternyata Ini Penyebab Siswi SMPN 1 Surabaya Loncat dari Lantai 2 Gedung Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Nov 2022 19:51 WIB
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang didampingi petugas
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang didampingi petugas

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Surabaya, menyebut Siswi yang sengaja meloncat dari lantai 2 gedung sekolah SMPN 1 Surabaya sering dimarahi orangtuanya lantaran berpacaran.

Hal itu membuat Siswi itu merasa mendapatkan tekanan dari orangtuanya. Sehingga, harus putus dengan pacarnya.

Baca Juga: Driver Ojek Online asal Sidoarjo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Surabaya

"Putus sama pacarnya, tekanan mental, sering dimarahi karena pacaran," kata Kepala DP3A Surabaya, Tomi Ardiyanto, saat dihubungi, Jumat (25/11/2022).

Tomi mengatakan, rencananya Pemkot Surabaya akan membawa siswi tersebut ke shelter anak perempuan untuk mendapatkan pendampingan. Pihaknya pun sudah mendapatkan persetujuan dari orangtua siswi.

Baca Juga: Pasca Tamu Tewas dari Lantai 20, Hotel Goldvitel Surabaya Bilang Begini

"Rencana jika sudah boleh meninggalkan RS akan kami tempatkan sementara di Selter rumah aman anak perempuan,"ujarnya

"Gak ada tekanan klien ditempatkan di Selter. Tapi jika situasi lingkungan keluarga kurang mendukung untuk proses penyembuhan psikis memang kita arahkan si anak ini untuk tinggal di rumah aman Shelter perempuan,"lanjutnya.

Saat ini, Tomi menambahkan, pihaknya masih belum bisa memastikan kapan siswi dibawa ke Shelter. Mengingat, kondisi siswi tersebut masih perlu perawatan medis.

Baca Juga: Lagi, Pemuda di Surabaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Diduga Bunuh Diri

"Disamping itu ada beberapa kondisi terkini yakni, untuk BPJS, di RS manapun tidak mengcover biaya pengobatan atas kejadian yang dilakukan dengan sengaja. Biaya selama pengobatan awal di RS Soewandhi menggunakan Umum, dan ditanggung oleh pihak sekolah,"jelasnya.

"Keluarga korban menginginkan dirawat di RSAL dr Ramelan, karena mempunyai asuransi mengingat ayahnya merupakan TNI AL yang bertugas di Sorong Papua. Sekarang sedang proses pemindahan klien ke RSAL Ramelan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.