Jumat, 05 Jun 2026 02:15 WIB

Ternyata Ini Penyebab Siswi SMPN 1 Surabaya Loncat dari Lantai 2 Gedung Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Nov 2022 19:51 WIB
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang didampingi petugas
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang didampingi petugas

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Surabaya, menyebut Siswi yang sengaja meloncat dari lantai 2 gedung sekolah SMPN 1 Surabaya sering dimarahi orangtuanya lantaran berpacaran.

Hal itu membuat Siswi itu merasa mendapatkan tekanan dari orangtuanya. Sehingga, harus putus dengan pacarnya.

Baca Juga: Driver Ojek Online asal Sidoarjo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Surabaya

"Putus sama pacarnya, tekanan mental, sering dimarahi karena pacaran," kata Kepala DP3A Surabaya, Tomi Ardiyanto, saat dihubungi, Jumat (25/11/2022).

Tomi mengatakan, rencananya Pemkot Surabaya akan membawa siswi tersebut ke shelter anak perempuan untuk mendapatkan pendampingan. Pihaknya pun sudah mendapatkan persetujuan dari orangtua siswi.

Baca Juga: Pasca Tamu Tewas dari Lantai 20, Hotel Goldvitel Surabaya Bilang Begini

"Rencana jika sudah boleh meninggalkan RS akan kami tempatkan sementara di Selter rumah aman anak perempuan,"ujarnya

"Gak ada tekanan klien ditempatkan di Selter. Tapi jika situasi lingkungan keluarga kurang mendukung untuk proses penyembuhan psikis memang kita arahkan si anak ini untuk tinggal di rumah aman Shelter perempuan,"lanjutnya.

Saat ini, Tomi menambahkan, pihaknya masih belum bisa memastikan kapan siswi dibawa ke Shelter. Mengingat, kondisi siswi tersebut masih perlu perawatan medis.

Baca Juga: Lagi, Pemuda di Surabaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Diduga Bunuh Diri

"Disamping itu ada beberapa kondisi terkini yakni, untuk BPJS, di RS manapun tidak mengcover biaya pengobatan atas kejadian yang dilakukan dengan sengaja. Biaya selama pengobatan awal di RS Soewandhi menggunakan Umum, dan ditanggung oleh pihak sekolah,"jelasnya.

"Keluarga korban menginginkan dirawat di RSAL dr Ramelan, karena mempunyai asuransi mengingat ayahnya merupakan TNI AL yang bertugas di Sorong Papua. Sekarang sedang proses pemindahan klien ke RSAL Ramelan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.