Rabu, 21 Okt 2026 11:58 WIB

Pemkot Patenkan 6 Motif Batik Khas Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Nov 2022 19:17 WIB
Salah satu motif batik yang dipatenkan Pemkot Surabaya
Salah satu motif batik yang dipatenkan Pemkot Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) telah mematenkan 6 motif batik khas Surabaya.

Kepala Dinkopdag Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan bahwa Pemerintah Kota telah mematenkan 6 motif batik tersebut dari hasil pemenang lomba pengrajin Surabaya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Enam motif tersebut yakni, Sparkling Suraboyo, kintir-kintir, abiboyo, gembili wonokromo, bunga bungur. Kemudian, ngremo Surabaya yakni ada aksedoris, udeng, gamelan-gemelan.

"Khusus 6 batik ini sudah kami patenkan seminggu lalu (bulan Novemeber ini). Tetapi paling tidak (surabaya) punya ciri khas ada batik sendiri. Baru kali ini kita coba patenkan kita kenalkan batik kita pasarkan sampai ke skala nasional. "kata Yos sapaan akrabnya, saat konferensi pers Spontanz Karnival In Collaboration Batik Surabaya di Kantor Diskominfo, Senin (14/11/2022).

Pemkot Surabaya ingin memperkenalkan batik Surabaya tersebut dengan memasarkan lebih luas secara nasional maupun negara. Nantinya batik tersebut bakal dipakai konser tiga artis nasional yakni Bunga Citra Lestari, Kunto Aji, Kahitna di acara Spontanz Festival di Tunjungan Plaza pada 18 November 2022 mendatang.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Dengan begitu, Yos menyampaikan, pihaknya telah berkalaborasi dengan promotor yakni acara konser Spontanz Karnival untuk memakai sekaligus mamerkan batik khas Surabaya.

"Kalau kemarin kita butuh event kepada masyarakat Surabaya memperkenalkan kepada daerah yang ada di Gerbangkertosusila. Sekarang kita buka wacananya lebih luas lebih banyak, secara negara dan nasional itu srategi pemasaran,"ujar Yos.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Salah satu pengrajin batik Surabaya, Putu Sulistyani mengaku sangat bersyukur lantaran batik motif mereka telah dipatenlan oleh Pemkot Surabaya.

"Nantinya dengan ciri khas tersebut kami lebih gampang memasarkan bahwa ini loh batik Surabaya. Kami jadi sangat terbantu dengan dipatenkan batik Surabaya, apalagi Pemkot juga membantu dengan pemasaran"ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Kunci Puncak Klasemen Liga Champions

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.