Senin, 02 Nov 2026 10:25 WIB

Momen Sumpah Pemuda, Ketua DPRD: Perbanyak Program Kepemudaan di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Okt 2022 14:53 WIB
Ketua DPRD Surabaya saat perayaan Hari Sumpah Pemuda bersama Wali Kota  di Balai Kota Surabaya.
Ketua DPRD Surabaya saat perayaan Hari Sumpah Pemuda bersama Wali Kota di Balai Kota Surabaya.

selalu.id - Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai pendorong untuk melipatgandakan berbagai program pengembangan kaum muda di Kota Pahlawan. Dia menilai kunci dari kemajuan Surabaya bakal banyak bertumpu pada kaum muda.

"Selamat memperingati Sumpah Pemuda. Ini momentum kita bersama untuk memperbanyak program-program pro kaum muda. Kami di DPRD Surabaya sejak awal mendorong pemerintah kota untuk memberi perhatian lebih pada pengembangan SDM kaum muda," ujar Adi.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Menurut Adi, setidaknya terdapat tiga aspek pengembangan kepemudaan di Kota Pahlawan yang perlu terus didorong. Pertama, dari sisi penguasaan sains dan teknologi. Misalnya, Pemkot Surabaya dengan dukungan DPRD telah menggeber ribuan beasiswa kuliah.

"Kita juga hadirkan APBD pro pendidikan yang aksesibel bagi seluruh kaum muda tanpa memandang latar belakang ekonomi. Mimpi-mimpi anak muda Surabaya harus difasilitasi. Dengan penguasaan sains dan teknologi, anak muda Surabaya bakal semakin kompetitif, berdaya saing global," ujar Adi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Pada APBD 2022, Kota Surabaya menyediakan beasiswa bagi pelajar SMA/SMK dengan kuota 13 ribu lebih pelajar. Tahun 2023, kuota beasiswa itu akan dtambah menjadi 25.000 pelajar SMK/SMK.

"Untuk membantu biaya pendidikan para pelajar dari keluarga tidak mampu, sekaligus mencegah putus sekolah akibat kesulitan biaya," kata Adi.

Kedua, dari sisi peningkatan sektor kreatif dan olahraga. Anak-anak muda Surabaya yang menggeluti sektor kreatif dan olahraga sangat banyak. Potensinya sangat besar, sehingga perlu terus difasilitasi melalui dukungan sarana-prasarana dan anggaran.

"Seperti bidang musik, arsitektur, seni pertunjukan, tari, fotografi, film, banyak sekali talenta muda Surabaya. Demikian pula di bidang olahraga, dari sepak bola, basket, futsal, sepeda, hingga skateboard. Luar biasa potensinya," ujarnya.

Berbagai potensi itu, sambung Adi, harus dikembangkan dengan dukungan berbagai elemen secara bergotong royong.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

"Kita harus jadikan Surabaya sebagai ekosistem pro kaum muda, yang ramah program anak muda. Termasuk dengan pola pembangunan partisipatif, yang membuka ruang bagi anak muda. Kita harus membuka ruang dialog, sering berdiskusi dengan anak-anak muda. Sehingga program yang dihasilkan tepat sasaran," beber Adi.

Adapun aspek ketiga, lanjut Adi, adalah memperkuat rasa nasionalisme di kalangan anak muda. Bentengi kaum muda dari berbagai sikap intoleransi.

"94 Tahun silam, kaum muda dari berbagai daerah, dari berbagai organisasi, menanggalkan segala sekat identitasnya, untuk menjadi Indonesia. Kita semua di Surabaya perlu meneguhkan sikap keindonesiaan itu. Sehingga kota ini tetap menjadi rumah besar yang ramah semuanya, dan itu bisa diperkuat dengan pelibatan anak muda dalam berbagai aktivitas multikultural," ujar Adi.

Dikatakan, DPRD Kota Surabaya sangat mendukung gagasan sejumlah anak-anak muda untuk mendirikan Rumah Kebangsaan di Kota Pahlawan. Tempat anak-anak muda, dengan berbagai macam latarbelakang etnis, suku, agama dan golongan bisa bertemu dan mengembangkan kerjasama yang baik untuk kemajuan kota dan Indonesia.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

"Surabaya adalah rumah besar bagi semuanya. Kita bisa merasakan 'miniatur Indonesia' di Kota Pahlawan. Warga masyarakat dari berbagai macam latarbelakang bisa bertemu, hidup berdampingan diwarnai semangat gotong royong dan saling menjaga," kata Adi.

"Maka, tepatlah jika didirikan Rumah Kebangsaan di Surabaya. DPRD mengawal terwujudnya itu. Rumah, tempat anak-anak muda, para pelajar dan mahasiswa, dari berbagai macam latar belakang, bisa bertemu, berekreasi, dan mengembangkan kerjasama yang baik untuk kemajuan kota ini dan Indonesia," kata Adi.

Disampaikan juga, untuk memayungi pengembangan kaum muda di Kota Pahlawan, saat ini DPRD Surabaya tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Kepemudaan.

"Panitia Khusus yang membahas Raperda itu juga tengah meminta masukan dari para stakeholder, terutama kaum pelajar, mahasiswa, karang taruna organisasi mahasiswa. Agar bisa dihasilkan peraturan daerah yang mengayomi dan memperkuat pengembangan kaum muda di Surabaya," kata Adi.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gus Fawait Masuk Radar Pilgub Jatim 2029, LSN Perkuat Jaringan Daerah

Aspirasi itu muncul saat pengurus LSN berinteraksi langsung dengan masyarakat di lapangan.

Hasil Liga Italia: Juventus Bungkam Napoli 2-0, Alajbegovic Tampil Apik

Kebuntuan baru pecah di menit ke-70. Kerim Alajbegovic jadi pahlawan Juventus setelah menuntaskan umpan dari Edon Zhegrova.

Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam

Pembaca pemberitaan peristiwa, olahraga hingga harga emas antam.

Pegawai Bank Keliling Ditemukan Tewas Penuh Luka di Probolinggo

Pemuda 19 tahun tersebut tewas dengan sabetan senjata tajam.

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.