Rabu, 22 Jul 2026 23:15 WIB

Ketua PSSI Iwan Bule Tak Penuhi Panggilan Kedua Polda Jatim, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Okt 2022 17:17 WIB
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto

selalu.id - Ketua PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule tidak menghadiri panggilan Polda Jatim kali kedua terkait tragedi Kanjuruhan. Polisi menjadwalkan pemanggilan 15 saksi hari ini, Kamis (27/10/2022).

Disebutkan Ketua PSSI Iwan Bule berhalangan hadir pada pemanggilan kedua ini. Polisi hanya meminta keterangan dari 14 saksi dari 15 yang dijadwalkan.

Baca Juga: Hasil Super League: Persebaya Surabaya Bantai Arema FC 0-4

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa Iwan Bule mempunyai kegiatan dengan FIFA.

"Yang hadir hari ini dan lagi diperiksa 14 orang. Yang gak hadir Ketua PSSI Iwan Bule alasannya ada kegiatan dengan FIFA dan PSSI yang nggak bisa ditinggalkan," kata Dirmanto, kepada wartawan, di Ditreskrimum Polda Jatim.

Dirmanto menyampaikan, pemanggilan Iwan Bule sebagai saksi akan dijadwalkan ulang oleh penyidik pada pekan depan, Kamis, 3 November 2022 sesuai surat permohonan penundaan pemeriksaan.

Baca Juga: Kapolda Jatim Satukan Aremania dan Bonek, Sepakat Tak Ada Rivalitas di Luar Lapangan

"Sesuai surat yang diajukan ada kepentingan FIFA dan PSSI, rencana tanggal 3 (November 2022) hadir di Polda Jatim," kata Dirmanto.

Lebih lanjut Dirmanto menambahkan, saat ini penyidik sedang memeriksa sejumlah saksi, diantaranya yakni dari Panpel Arema FC Vs Persebaya Surabaya atau Steward.

Baca Juga: Polda Jatim Pertemukan Persebaya dan Arema, Perkuat Komitmen Laga Damai di Kanjuruhan

Kemudian, Direktur Operasional PT LIB, Irjen Purn Sudjarno, hingga Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana alias Juragan 99.

"Masih diperiksa (semuanya)," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.