Kamis, 04 Jun 2026 18:13 WIB

Serahkan Bantuan Mesin Perahu, Mensos Risma Beri Motivasi Nelayan di Gresik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 23 Okt 2022 13:39 WIB
Mensos Risma saat penyerahan mesin perahu di Gresik
Mensos Risma saat penyerahan mesin perahu di Gresik

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini sambangi Balai Purbo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur untuk memberikan bantuan mesin perahu kepada kelompok nelayan. Bantuan tersebut merupakan realisasi kunjungan Presiden dan Menteri Sosial RI sebelumnya di Gresik pada 20 April 2022.

"Ini tindak lanjut kunjungan Bapak Presiden ke sini. Para nelayan meminta bantuan mesin perahu. Kemudian, kita respon secara detail karena kita ingin kehidupan mereka lebih baik," ujar Risma.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Sebanyak 84 unit mesin dengan kekuatan 11 horsepower dan paket sembako diberikan kepada 7 kelompok nelayan di Kelurahan Lumpur dan Kroman yaitu kelompok nelayan Metoko, Balai Pesusukan, Balai Gede, Balai Purbo, Balai Wonorejo, Balai Keling dan Balai Cilik.

Pada kesempatan tersebut, nelayan yang hadir sempat mengeluhkan murahnya harga ikan saat tangkapan melimpah. Pun sebaliknya, saat musim angin barat dan tangkapan ikan sepi, nelayan tak mendapatkan hasil meski sudah melaut berhari-hari. Akibatnya, banyak nelayan di Kelurahan Lumpur dan Kroman terjerat utang bank keliling dengan bunga mencapai 25% per 4 bulan.

Menanggapi persoalan tersebut, Mensos Risma berinisiatif melakukan pemberdayaan kepada ibu rumah tangga untuk mengolah hasil tangkapan ikan yang melimpah menjadi produk kemasan siap jual.

"Saat panen raya, yang dijual jangan sebanyak itu. Seperti biasanya saja. Sisanya diolah menjadi produk siap jual. Larang Pak, nek dodolan itu (Mahal Pak, kalau jualan produk olahan)," kata Risma.

Risma juga memotivasi para nelayan dengan menghubungi langsung Aminah, seorang mantan penjual Semanggi keliling di Surabaya. Dulu, omzet Aminah maksimal Rp150 ribu per hari. Setelah mengikuti program pemberdayaan, omzet Aminah kini bisa mencapai Rp5 juta per hari.

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik

Lebih lanjut, Risma juga mendorong para nelayan untuk mendirikan koperasi. Risma menyampaikan bahwa bunga koperasi tidak sebesar bunga bank keliling. Besarannya bisa disepakati sesuai kemampuan saat Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Sementara itu, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyambut baik usulan Mensos Risma. Menurutnya, pemberdayaan ibu rumah tangga dan koperasi dapat menjaga hasil tangkap dan memberikan nilai tambah bagi nelayan. Di samping itu, koperasi dapat menjadi sumber fresh money bagi para pelayan membeli bahan bakar dan ransum mereka melaut.

Eko Juliono (34), perwakilan Gabungan Kelompok Nelayan Kelurahan Lumpur dan Kroman (Gapokan) mengungkapkan persetujuannya terhadap usulan tersebut.

"Saya setuju. Karena di sini belum ada koperasi untuk nelayan. Semoga terealisasi agar nelayan di sini bisa sejahtera dan membuka peluang untuk masuk ke industri," kata Eko.

Baca Juga: Kasus Dugaan Proyektil Rekoset di SMPN 33 Gresik, Korban Tolak Bantuan Rp50 Juta

Di Kelurahan Lumpur dan Kroman, terdapat sekitar 1.600 nelayan dengan kurang lebih 800 perahu. Hasil tangkapan nelayan seperti Ikan Kuro, Ikan Dorang dan Ikan Kakap Putih memiliki kualitas ekspor, namun harga dari penadah tidak terlalu tinggi. Rata-rata penghasilan nelayan hanya Rp50 ribu per hari.

Kondisi inilah yang mendasari Mensos Risma mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan koperasi. Mensos juga meminta Bupati Gresik untuk berkoordinasi dengan kelompok nelayan terkait model pemberdayaan yang akan dikembangkan nantinya.

"Bentuknya seperti apa, nanti Bapak Bupati yang koordinasikan. Kalau kita konsisten, saya yakin tujuan baik ini tercapai," pungkas Risma. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.