Selasa, 21 Jul 2026 15:11 WIB

Rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan Diduga Dihapus, Polisi Minta Bantuan IT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Okt 2022 19:34 WIB
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedy Prasetyo
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedy Prasetyo

selalu.id - Rekaman CCTV yang ada di Stadion Kanjuruhan saat terjadinya tragedi diduga hilang. Tim Gabungan Independ Pencari Fakta menemukan kejanggalan saat meriksa video CCTV tersebut.

Menanggapi hal ini, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami hilangnya rekaman CCTV tersebut.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Dedi menyampaikan, tim gabungan Polri dan TGIPF juga telah mengadakan rapat dan akan meminta keterangan oleh saksi ahli IT.

"Dari rapat bersama TGIPF semua masih di dalami, nanti ada ahli yang menyampaikan termasuk pihak ketiga yang pasang CCTV di stadion Kanjuruhan,"kata Dedi, kepada Wartawan, Kamis (20/10/2022).

Selain ahli IT, nantinya penyelidik juga akan meminta keterangan pihak ketiga yang memasang CCTV. Kata Dedi, hal itu merupakan arahan Deputi V Bidang Koordinator Keamanan dan Keterlibatan Masyrakat Kemenkopulkukam, Irjen Pol Armed Wijaya

"Kesepakatan rapat hari ini gitu. Arahan
dari pak Armed untuk minta keterangan saksi ahli IT dan dari pihak yang pasang CCTV," ujarnya.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Dedi pun mengaku masih tidak mengetahui penyebab hilangnya rekaman CCTV. Pihaknya menunggu dari pemeriksaan dari pihak terkait.

"Biar Ahli yang sampaikan secara kompeten," ucap dia.

Diketahui informasi yang dihimpun oleh selalu.id, TGIPF mencurigai rekaman CCTV di
sudut-sudut saat tragedi Kanjuruhan.

Rekaman CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan tiba-tiba hilang, diduga dihapus selama 3 jam lebih.

Baca Juga: Komitmen Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Semangat Jogo Jatim

Dalam keterangan temuan TGIPF itu, pergerakan awal rangkaian Barakuda yang akan melakukan evakuasi tim Persebaya dapat terekam melalui CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan itu.

"Tetapi rekaman CCTV tersebut mulai dari pukul 22.21.30 dapat terekam dengan durasi selama 1 jam 21 menit, dan selanjutnya rekaman hilang (dihapus) selama 3 jam, 21 menit, 54 detik, kemudian muncul kembali rekaman selama 15 menit," begitu bunyi temuan TGIPF.

"Hilangnya durasi rekaman CCTV menyulitkan atau menghambat tugas tim TGIPF untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi dan sedang diupayakan untuk meminta rekaman lengkap ke Mabes Polri," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.