Sabtu, 06 Jun 2026 05:34 WIB

Rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan Diduga Dihapus, Polisi Minta Bantuan IT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Okt 2022 19:34 WIB
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedy Prasetyo
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedy Prasetyo

selalu.id - Rekaman CCTV yang ada di Stadion Kanjuruhan saat terjadinya tragedi diduga hilang. Tim Gabungan Independ Pencari Fakta menemukan kejanggalan saat meriksa video CCTV tersebut.

Menanggapi hal ini, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami hilangnya rekaman CCTV tersebut.

Baca Juga: Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Dedi menyampaikan, tim gabungan Polri dan TGIPF juga telah mengadakan rapat dan akan meminta keterangan oleh saksi ahli IT.

"Dari rapat bersama TGIPF semua masih di dalami, nanti ada ahli yang menyampaikan termasuk pihak ketiga yang pasang CCTV di stadion Kanjuruhan,"kata Dedi, kepada Wartawan, Kamis (20/10/2022).

Selain ahli IT, nantinya penyelidik juga akan meminta keterangan pihak ketiga yang memasang CCTV. Kata Dedi, hal itu merupakan arahan Deputi V Bidang Koordinator Keamanan dan Keterlibatan Masyrakat Kemenkopulkukam, Irjen Pol Armed Wijaya

"Kesepakatan rapat hari ini gitu. Arahan
dari pak Armed untuk minta keterangan saksi ahli IT dan dari pihak yang pasang CCTV," ujarnya.

Baca Juga: 971 Bintara SPN Polda Jatim Resmi Dilantik, Begini Pesan Khusus Kapolda

Dedi pun mengaku masih tidak mengetahui penyebab hilangnya rekaman CCTV. Pihaknya menunggu dari pemeriksaan dari pihak terkait.

"Biar Ahli yang sampaikan secara kompeten," ucap dia.

Diketahui informasi yang dihimpun oleh selalu.id, TGIPF mencurigai rekaman CCTV di
sudut-sudut saat tragedi Kanjuruhan.

Rekaman CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan tiba-tiba hilang, diduga dihapus selama 3 jam lebih.

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Dalam keterangan temuan TGIPF itu, pergerakan awal rangkaian Barakuda yang akan melakukan evakuasi tim Persebaya dapat terekam melalui CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan itu.

"Tetapi rekaman CCTV tersebut mulai dari pukul 22.21.30 dapat terekam dengan durasi selama 1 jam 21 menit, dan selanjutnya rekaman hilang (dihapus) selama 3 jam, 21 menit, 54 detik, kemudian muncul kembali rekaman selama 15 menit," begitu bunyi temuan TGIPF.

"Hilangnya durasi rekaman CCTV menyulitkan atau menghambat tugas tim TGIPF untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi dan sedang diupayakan untuk meminta rekaman lengkap ke Mabes Polri," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.