Jumat, 04 Sep 2026 18:55 WIB

Rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan Diduga Dihapus, Polisi Minta Bantuan IT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Okt 2022 19:34 WIB
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedy Prasetyo
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedy Prasetyo

selalu.id - Rekaman CCTV yang ada di Stadion Kanjuruhan saat terjadinya tragedi diduga hilang. Tim Gabungan Independ Pencari Fakta menemukan kejanggalan saat meriksa video CCTV tersebut.

Menanggapi hal ini, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami hilangnya rekaman CCTV tersebut.

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Dedi menyampaikan, tim gabungan Polri dan TGIPF juga telah mengadakan rapat dan akan meminta keterangan oleh saksi ahli IT.

"Dari rapat bersama TGIPF semua masih di dalami, nanti ada ahli yang menyampaikan termasuk pihak ketiga yang pasang CCTV di stadion Kanjuruhan,"kata Dedi, kepada Wartawan, Kamis (20/10/2022).

Selain ahli IT, nantinya penyelidik juga akan meminta keterangan pihak ketiga yang memasang CCTV. Kata Dedi, hal itu merupakan arahan Deputi V Bidang Koordinator Keamanan dan Keterlibatan Masyrakat Kemenkopulkukam, Irjen Pol Armed Wijaya

"Kesepakatan rapat hari ini gitu. Arahan
dari pak Armed untuk minta keterangan saksi ahli IT dan dari pihak yang pasang CCTV," ujarnya.

Baca Juga: Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

Dedi pun mengaku masih tidak mengetahui penyebab hilangnya rekaman CCTV. Pihaknya menunggu dari pemeriksaan dari pihak terkait.

"Biar Ahli yang sampaikan secara kompeten," ucap dia.

Diketahui informasi yang dihimpun oleh selalu.id, TGIPF mencurigai rekaman CCTV di
sudut-sudut saat tragedi Kanjuruhan.

Rekaman CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan tiba-tiba hilang, diduga dihapus selama 3 jam lebih.

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Dalam keterangan temuan TGIPF itu, pergerakan awal rangkaian Barakuda yang akan melakukan evakuasi tim Persebaya dapat terekam melalui CCTV yang berada di lobi utama dan area parkir Stadion Kanjuruhan itu.

"Tetapi rekaman CCTV tersebut mulai dari pukul 22.21.30 dapat terekam dengan durasi selama 1 jam 21 menit, dan selanjutnya rekaman hilang (dihapus) selama 3 jam, 21 menit, 54 detik, kemudian muncul kembali rekaman selama 15 menit," begitu bunyi temuan TGIPF.

"Hilangnya durasi rekaman CCTV menyulitkan atau menghambat tugas tim TGIPF untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi dan sedang diupayakan untuk meminta rekaman lengkap ke Mabes Polri," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.