Rabu, 22 Jul 2026 19:45 WIB

Kampung 1001 Malam Surabaya Dibongkar, Pemkot Bakal Alih Fungsikan Jadi ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Okt 2022 20:36 WIB
Kawasan di kampung 1001 malam Surabaya
Kawasan di kampung 1001 malam Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya rencananya akan menjadikan kawasan Kampung 1001 malam yang berada di tol Dupak-Gresik, menjadi rumah pompa air.

"Saya dan Gubernur Khofifah ingin mengubah kawasan ini. Disini kan tempatnya air, (akan dijadikan) rumah pompa, sehingga mengurangi banjir di Surabaya,"kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (17/10/2022).

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Eri menjelaskan, dengan jadinya rumah pompa. Hal itu akan mengurangi banjir yang ada di kawasan Kampung 1001 malam tersebut

"Akan dijadikan sungai, jadi kita akan gunakan semaksimal mungkin rumah pompanya, sehingga banjir bisa dikurangi daerah sini karena ini memang kita lakukan,"ujarnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya tengah melakukan pembongkaran tempat tinggal warga yang di bawah (kolong) tol tersebut secara bertahap.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Nantinya, mereka mulai pindah ke Rusun Sumur Welut, Karang Pilang, Surabaya per Rabu (19/10/2022). Kemudian, dilanjutkan relokasi warga yang di kampung 1001 malam

"Kita merubah pelan-pelan. Hari ini ada persiapan dibawah jembatan (kolong tol) 16 KK yang akan dipindah Rabu dahulu. Sebelum diteruskan oleh gang yang ada di kampung 1001 malam,"jelasnya.

Nantinya, 146 KK yang ditinggal di Kampung 1001 Malam (tepat dibibir tol Dupak-Gresik) juga akan di relokasi ke rusun.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untukk menyediakan rusun bagi warga yang tidak KTP Surabaya.

"Disini ada KTP Surabaya dan non Surabaya. Setelah sowan ke bu Gubernur memohon arahan, beliau juga membantu terkait dengan warga non Surabaya ditempatkan di rusun yang disediakan oleh Pemprov,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.