Selasa, 21 Jul 2026 20:24 WIB

Gelar Salat Gaib, PWNU Jatim Desak Investigasi Tragedi Kerusuhan di Kanjuruhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Okt 2022 11:22 WIB
Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Abdussalam Shohib dan Sekretaris PWNU Jatim, Prof Akh Muzakki.
Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Abdussalam Shohib dan Sekretaris PWNU Jatim, Prof Akh Muzakki.

selalu.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim mengajak seluruh warga untuk mengirimkan doa dan Salat Gaib atas kejadian tragedi hilangnya nyawa atas kerusuhan Suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Abdussalam Shohib mengungkapkan, keluarga besar NU Jatim sangat berduka atas tragedi terbesar dalam sejarah olahraga di Indonesia.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Menurutnya, jumlah korban tragedi Kanjuruhan adalah salah satu bencana sepak bola paling mengerikan dalam sejarah sepakbola di dunia.

"Insiden ini benar-benar mengundang keprihatinan kita bersama, untuk semua warga mengirimkan doa (korban) dan salat gaib" kata KH Abdussalam Shohib atau sapaan akrabnya Kiai Salam, dalam keterangan persnya, Minggu (2/10/2022).

Selain mengajak warga salat gaib, Kiai Salam juga menyampaikan, pihaknya mendesak agar segera dilakukan insvestigasi.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

"Nahdlatul Ulama juga mendesak agar dilakukan investigasi secara menyeluruh tentang penyebab tragedi ini," tutur Kiai Salam, yang sejak remaja menyukai sepakbola ini.

Sementar itu, Sekretaris PWNU Jatim, Prof Akh Muzakki, menerangkan bahwa PWNU Jatim bersama PCNU Kota dan Kabupaten Malang juga segera membikin posko crisis center dan trauma center di Kota Malang yang akan dikoordinasikan dengan PCNU se-Malang raya.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

Kata dia, posko ini selain untuk menampung informasi warga NU Malang Raya yang kemungkinan menjadi korban, juga untuk masyarakat umum.

"Kejadian ini harus menjadi pelajaran. Pemerintah patut melakukan evaluasi menyeluruh atas penyelenggaraan kompetisi sepak bola seraya mendorong agar persepakbolaan nasional semakin maju dengan tanpa ada kejadian memilukan seperti kasus di Kanjuruhan Malang itu, " terang Akh Muzakki. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban.