Rabu, 22 Jul 2026 06:09 WIB

Ini Penyebab Suhu di Surabaya Panas Menyengat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Sep 2022 15:10 WIB
Suasana kota Surabaya
Suasana kota Surabaya

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan peningkatan suhu di wilayah Surabaya diakibatkan fenomena Equinox.

Fenomena Equinox sendiri adalah dimana posisi matahari melintasi garis katulistiwa.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Sidoarjo, Teguh Tri Susanto, menyampaikan, suhu udara di wilayah Surabaya dan sekitarnya mencapai 25-35 derajat celcius.

"Fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun. Yakni 21 Maret dan 23 September,"kata Teguh, Senin (26/9/2022).

Teguh mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak mengkhawatirkan dampak fenomena equinox ini, sebab, menurut Teguh, Equinox tidak tidak selalu menyebabkan suhu ekstrem.

"Equinox bukan seperti gelombang panas (heat wave) yang dapat meningkatkan suhu secara drastis, serta kejadian peningkatan suhu udara ekstrem di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama," jelasnya.

Lebih lanjut Teguh menyampaikan, untuk masyarakat tetap harus mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan," ungkapnya.

Pantuan selalu.id, pada Siang ini pukul 13.45 WIB, Senin (26/9/2022) suhu udara mencapai 34 derajat celcius.

Salah satu pengendara motor, Esti (25) mengaku, cuaca beberapa hari ini sangat panas. Bahkan, dirinya merasa pusing dan mata terasa panas dan perih.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Panas sekali beberapa hari merasa pusing, tangan saja terasa terbakar pas nyetir, padahal ini sudah ditutupi jaket. Hari ini minum es 4 kali," kata Esti, kepada selalu.id.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Khusnul (26) yang mengaku tidak tahan dengan cuaca panas hingga mandi 3 kali.

"Mataku panas banget, aku mandi sampai 3 kali. Kulit tangan ku sampai kosong karena lupa pakai sarung tangan," terang Khusnul. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.