Sabtu, 05 Sep 2026 05:18 WIB

Pedagang Pasar Semolowaru Berharap Surat Sewa Lahan Pemkot Segara Diturunkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Sep 2022 18:26 WIB
Syukuran pedagang pasar Semolowaru Surabaya
Syukuran pedagang pasar Semolowaru Surabaya

selalu.id - Pengurus KSDR (Koperasi Semolowaru Dadi Rukun) bersama pedagang pasar gelar syukuran. Pedagang berharap agar surat ikatan perjanjian sewa lahan milik Pemkot Surabaya segera diturunkan.

Syukuran ini digelar karena KSDR merasa ada yang ganjil setelah KSDR memenuhi segala persyaratan pengelolaan pasar Semolowaru sesuai resume Jaksa Pengacara Negara (JPN) termasuk pajak yang berlaku.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Munculnya panggilan dari Pengadilan Negeri Surabaya pada hari Rabu tanggal 21 September 2021, tidak dapat dikaitkan dengan kewajiban tentang hak pembayaran sewa dengan persoalan hukum acara perdata harus dipisahkan sesuai tupoksi.

Acara pasar Koperasi Semolowaru Dadi Rukun menggelar do'a bersama agar dijauhkan dari segala fitnah & kekuasaan yang menyimpang.

"Maka besok Rabu (21/9/2022) kita datangi ke PN Surabaya lewat kuasa hukum KSDR, semoga besok diberikan kelancaran & dijauhkan dari hal-hal yg tidak diinginkan sesuai yang dihajatkan hari ini, harapan besar pedagang pasar Semolowaru ini agar segera terkabul," kata Ketua KSDR Priya Aji Pambudi, Selasa (20/9/2022).

Priya menjelaskan, KSDR sudah dipanggil Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu dan telah menjelaskan semua hal mengenai kewajiban yang telah dipenuhi untuk mengelola pasar Semolowaru sesuai resume JPN. Namun surat ikatan perjanjian sewa hingga saat ini belum juga turun.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Sudah semua, kan kita dulu apa yang diminta JPN kita sudah penuhi semua sampai kita ada surat dari BPKAD yaitu bahwa kita tidak ada permasalahan apapun dari pihak manapun itu," katanya.

Sedangkan berdasarkan pemberitaan salah satu media online yang memberitakan salah satu pihak mempermasalahkan KSDR mengelola pasar Semolowaru karena mempunyai hutang.

Priya menerangkan bahwa itu adalah pihak internal yang belum mempunyai kepuasan kepada pihaknya padahal KSDR telah menyicil pembayaran selama 12 bulan, sedangkan pihak tersebut belum menyelesaikan kewajiban pada KSDR.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Punya tanggungan sama KSDR selama 2019 sampai selama ini, karena KSDR belum pernah nagih, ya kurang lebih 217 jutaan lah," ujar Priya yang akrab disapa Yoyok.

Sementara itu, salah satu pedagang lainnya seperti Julika yang berjualan ayam mengatakan bahwa dia merasa senang pasar Semolowaru dikelola KSDR karena pengelola sebelumnya yakni LKMK dinilai kurang amanah dan banyak pedagang yang kurang senang.

"Pernah dikelola satu tahun sama paguyuban, jadi dikelola satu tahun itu uangnya dihambur-hamburkan ndak mau bayar sewa ke Pemkot. Jadi yang bayar tetap KSDR," ucap Julika yang berjualan di pasar Semolowaru selama 33 tahun. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.