Senin, 02 Feb 2026 22:20 WIB

Wali Kota Eri Minta Maaf ke Bupati Sidoarjo Soal Insiden Bonek Ngamuk di Stadion

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Sep 2022 14:25 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta maaf atas insiden Suporter Persebaya yang mengamuk dan merusak Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/9/2022) kemarin.

Eri pun mengaku juga telah meminta maaf secara langsung mewakili warga dan suporter Persebaya kepada Bupati Sidoarjo Ahmad Mudlor Ali.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Kemarin Bupati Sidoarjo telpon ke saya, mewakili warga dan suporter Persebaya saya juga mohon maaf kepada Bupati Sidoarjo secara pribadi, dan seluruh warga Sidoarjo,"kata Eri, kepada selalu.id, Jumat (16/9/2022).

Dengan permintaan maaf tersebut, Eri berharap tidak merusak tali persaudaraan silaturahmi antara Warga Surabaya dan Sidoarjo.

"Tapi InsyAllah saya yakin itu karena emosi sesaat teman-teman (suporter). Saya juga meminta kepada seluruh bonek untuk menjaga nama baik Kota Surabaya,"ungkapnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Karena itu kan kota orang lain, bagaimanapun kalau stadion atau tempat kita dirusak, kita pun akan marah," tuturnya.

Eri menerangkan, meskipun kalah dipertandingan hal itu bisa terjadi. Sehingga, ketika menyuarakan keinginan kepada manajemen bisa disampaikan secara tulis atau surat menyurat.

"Saya minta tolong sekali, jaga Kota orang lain, pertandingannya Persebaya, kita yang merusak stadion orang lain. Jadi saya sedih kalau bonek diejek jelekan, karena bonek banyak yang baik,"terangnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Lebih lanjut Eri menambahkan, kejadian tersebut jangan sampai terulang lagi. Ia pun berharap nama Bonek kembali baik di kancah nasional.

" Ayok kita bisa kembalikan lagi nama bonek di kancah nasional, kalau bonek itu sudah tidak merusak. Marwah bonek harus kita jaga,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.