Kamis, 04 Jun 2026 05:37 WIB

Polisi Bubarkan Bonek dengan Gas Air Mata, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Sep 2022 00:58 WIB
Pembubaran massa Bonek di Kantor Persebaya Surabaya
Pembubaran massa Bonek di Kantor Persebaya Surabaya

selalu.id - Protes kekalahan beruntun, ratusan Bonek mendatangi kantor Persebaya di Surabaya Town Square (Sutos), Kamis (15/9/2022). Massa Bonek merangsek masuk ke dalam ruang manajemen.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, pukul 21.25 WIB polisi telah membubarkan massa dengan menggunakan gas air mata.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Perpanjang Kontrak Francisco Rivera

"Kami melakukan tindakan dan tahapan-tahapan preventif untuk pembubaran, mengingat manajemen telah menemui pihak suporter juga mereka menyampaikan akan memenuhi keinginan pada suporter," kata Yusep, kepada selalu.id.

Yusep menyampaikan, para massa telah merusak kantor dan Store Persebaya. Memecahkan kaca hingga mencoret-coret dinding di sekitar kantor Persebaya

Baca Juga: Ada yang Bertahan, Ada yang Pergi: Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya

"Bonek melakukan perusakan hingga masuk ruang manajemen Persebaya,"ujarnya.

Lebih lanjut Yusep menyampaikan, polisi telah berupaya memberikan imbauan kepada suporter yang melakukan hal negatif.

Baca Juga: Tampil Konsisten Sepanjang Musim, Persebaya Perpanjang Kontrak Francisco Rivera

"Kami sampaikan namun melampaui batas dan waktu. Pihak manajemen juga sudah menemui, apa yang dikehendaki juga sudah dipenuhi untuk melakukan perubahan. Artinya aspirasinya telah dipenuhi oleh pihak manajemen,"jelasnya.

Pantuan selalu.id, sekitar pukul 22.25 WIB, kondisi mal Sutos telah kondusif. Ratusan massa bonek meninggalkan lokasi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.