Senin, 20 Jul 2026 08:27 WIB

Polisi Bubarkan Bonek dengan Gas Air Mata, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Sep 2022 00:58 WIB
Pembubaran massa Bonek di Kantor Persebaya Surabaya
Pembubaran massa Bonek di Kantor Persebaya Surabaya

selalu.id - Protes kekalahan beruntun, ratusan Bonek mendatangi kantor Persebaya di Surabaya Town Square (Sutos), Kamis (15/9/2022). Massa Bonek merangsek masuk ke dalam ruang manajemen.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, pukul 21.25 WIB polisi telah membubarkan massa dengan menggunakan gas air mata.

Baca Juga: Pentolan Bonek Andie Peci Berpulang

"Kami melakukan tindakan dan tahapan-tahapan preventif untuk pembubaran, mengingat manajemen telah menemui pihak suporter juga mereka menyampaikan akan memenuhi keinginan pada suporter," kata Yusep, kepada selalu.id.

Yusep menyampaikan, para massa telah merusak kantor dan Store Persebaya. Memecahkan kaca hingga mencoret-coret dinding di sekitar kantor Persebaya

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun Berujung Nyawa

"Bonek melakukan perusakan hingga masuk ruang manajemen Persebaya,"ujarnya.

Lebih lanjut Yusep menyampaikan, polisi telah berupaya memberikan imbauan kepada suporter yang melakukan hal negatif.

Baca Juga: Foto: Euforia Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99

"Kami sampaikan namun melampaui batas dan waktu. Pihak manajemen juga sudah menemui, apa yang dikehendaki juga sudah dipenuhi untuk melakukan perubahan. Artinya aspirasinya telah dipenuhi oleh pihak manajemen,"jelasnya.

Pantuan selalu.id, sekitar pukul 22.25 WIB, kondisi mal Sutos telah kondusif. Ratusan massa bonek meninggalkan lokasi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.