Senin, 20 Jul 2026 07:51 WIB

Gubernur Khofifah Masifkan 1.559 Kampung Tangguh Semeru di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Jun 2020 23:28 WIB

Surabaya (Selalu.id) - Penerapaan program Kampung Tangguh Semeru di wilayah Jawa Timur kian dimasifkan okeh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forkopimda.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menyebutkan, saat ini total ada 1.559 Kampung Tangguh Semeru di wilayah Polda Jatim.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

"Kampung Tangguh ini merupakan pilot project kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Forkopimda yakni Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya. Pembentukannya memang diprioritaskan pada kampung atau desa yang angka penyebaran Covid-19 baik pasien positif, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) masih cukup tinggi. Sampai dengan saat ini sudah ada 1.559 Kampung Tangguh Semeru di wilayah Polda Jatim," kata Kapolda Jatim saat talkshow salah satu stasiun televisi di Mapolda Jatim, Rabu (17/6/2020) malam.

Ia menjelaskan, kolaboratif dalam memperkuat Kampung Tangguh sesuai arahan Ibu Gubernur yakni sistem pentahelix.

"Penerapan dengan sistem pentahelix ini, menggabungkan unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kekuatan dalam mengeliminir kasus Covid-19," jelasnya.

Menurutnya, konsep Kampung Tangguh juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, sosial, ekonomi dan keamanan.

"Kami menerapkam konsep problem oriented policing. Jadi Polda Jatim melalui Bhanbinkamtibmas dibantu Babinsa juga mengajarkan cara menyelesaikan masalah yang berorientasi seperti sistem dalam kepolisian," ungkapnya.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah menjelaskan, peran tiga pilar di tingkat terendah melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa juga cukup strategis dalam memperkuat Kampung Tangguh.

"Tiga Pilar juga melatih dan mengisi kemampuan masyarakat. Di tingkat kecamatan juga dibantu Koramil dan Polsek, di kabupaten atau kota dibantu Kodim dan Polres serta Bupati atau Wali Kota," tuturnya.

Seiring penerapan Kampung Tangguh, kata dia, kini di Jatim juga mulai menerapkan banyak Pesantren Tangguh, Kawasan Industri Tangguh, bahkan ke depan juga diterapkan Sekolah Tangguh.

"Tentunya, Ibu Gubernur dan Bapak Kapolda bersama kami juga memberikan pelatihan dan bantuan. Untuk Industri Tangguh kami melatih para security atau satpamnya tentang penerapan protokol kesehatan. Untuk Pesantren Tangguh diberikan bantuan peralatan penunjang," katanya.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Gubernur Khofifah menegaskan, dalam menerapkan Kampung Tangguh dilakukan pembagian peran yang saling menguatkan antara Pemprov Jatim bersama Forkopimda. Namun, kata dia, kuncinya adalah bottom up participation atau partisipasi dari bawah atau masyarakat pada pemerintah.

Dengan adanya Kampung Tangguh di tingkat RT, RW, Desa atau Kelurahan, hingga Kecamatan, serta ditambah dengan Pesantren Tangguh dan Industri Tangguh, maka akan menjadi kekuatan dalam menjaga ketahanan nasional. Hal itu, lanjut dia, tak lepas dari konsep pastisipasi dan kepedulian masyarakat, sehingga dengan keberagaman suku, agama, dan bahasa dapat menjadi bagian perekat membangun ketahanan nasional secara substansif.

Khofifah menegaskan, dalam kurun jangka pendek, Kampung Tangguh memang fokus pada percepatan penanganan Covid-19 di Jatim. Ke depan dalam waktu jangka panjang akan menjadi pondasi tujuan strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.