Rabu, 16 Sep 2026 21:09 WIB

Sambut New Normal, PDIP Jatim Bagi-bagi Face Shield ke Pelaku Ekonomi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Jun 2020 17:04 WIB

Surabaya (selalu.id) – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur terus melanjutkan aksi sosial untuk membantu pengendalian penyebaran virus Corona (Covid-19) sekaligus menyongsong era normal baru (new normal) yang produktif, khususnya untuk para pelaku ekonomi kerakyatan berskala mikro dan kecil.

”Tim kami terus bergerak membagikan perangkat yang bisa melindungi para pelaku ekonomi kerakyatan agar mereka tetap produktif sekaligus aman dari Covid-19. Kami membagikan masker hingga face shield untuk warung rakyat, pedagang kaki lima, pedagang pasar,” ujar Kepala Baguna PDIP Jatim SW Nugroho, Minggu (21/6/2020).

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Yang terbaru, sejak Jumat malam (19/6/2020), organisasi sayap PDI Perjuangan Jatim itu membagikan 300 face shield kepada para PKL di sejumlah ruas jalan Kota Surabaya. Dalam aksi sosial itu, Tim Baguna Jatim dipimpin dr Bayu Utoro. Sebelumnya, sejak bulan Mei, Baguna PDIP Jatim juga membagikan 50.000 masker kain non-medis ke para pedagang pasar di seluruh Surabaya.

”Kalau pedagang pakai masker dilengkapi face shield, pembeli akan merasa lebih aman. Insya Allah dagangannya akan lebih laris,” ujar Nugroho yang juga Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ini.

Sementara itu, koordinator lapangan Tim Baguna dr Bayu Utoro mengatakan, kegiatan bagi-bagi face shield ini sesuai permintaan dari beberapa pedagang, saat Tim Baguna melakukan pembagian masker untuk pedagang pasar se-Surabaya, yang sampai sekarang masih terus berjalan.

Baca Juga: Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

“Sedikitnya kami siapkan 300 face shield dalam aksi kali ini. Tim kami bergerak mulai malam kemarin, ini merespon permintaan beberapa PKL saat kami bagi-bagi masker. Kami sementara fokus di Surabaya, karena masih tertinggi penyebarannya" jelas Bayu yang juga seorang dokter.

Sekretaris Baguna PDIP Jatim ini menambahkan, face shield berfungsi melindungi bagian wajah mulai dari mata, hidung, hingga mulut, sehingga memperkecil risiko penularan Covid-19.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Meski demikian, di samping face shield, tetap penting untuk tetap memakai masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, jelas Bayu.

Karena itu, sampai sekarang pihaknya masih melanjutkan kegiatan pembagian 50.000 masker kain non medis ke pasar-pasar se-Surabaya, yang dilakukan sejak 8 Mei lalu, berkoordinasi dengan pihak PD Pasar Surya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.