Kamis, 03 Sep 2026 16:09 WIB

Truk Penyiram Tanaman Milik Pemkot Surabaya Ambil Air dari Got, Netizen Heran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Agu 2022 16:07 WIB
Postingan Twitter akun @mansursetiawan
Postingan Twitter akun @mansursetiawan

selalu.id - Sebuah akun twitter memnunggah video yang memperlihatkan truk penyiram tanaman yang disebut milik Pemkot Surabaya sedang mengambil air dari selokan atau got.

Akun dengan nama @mansursetiawan tersebut menggunggah video berdurasi 7 detik dengan dibubuhi kalimat keheranan atas kondisi tersebut.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Nyiram taman ternyata (pakai) air got, aku pikir air sungai," tulisnya, Jumat (25/8/2022).

Salah satu netizen twitter @rasberry_2204 membalas postingan tersebut. Menurutnya, air got justru bagus untuk pupuk cair alami. Sebab, air got banyak mengandung nitrogen atau amonium dan Fosfat.

Air got tersebut, menurutnya juga memiliki senyawa organik yang dibutuhkan akar tanaman.

"Tergantung DAS sungainya kalau banyak industri ya lebih komplek, kalau sungainya macem swiss ya beda lagi. Secara umum air got di kota jadi tampungannya limbah domestik yang notabene banyak filler dari deterjen, sabun, dan sejenisnya,"balasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hal yang sama disampaikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, air got atau air sungai itu mengandung unsur hara yang baik untuk tanaman.

"Air dari selokan (got) itu banyak mengandung unsur hara yg diperlukan tanaman,"kata Hebi, saat dihubungi selalu.id, Jumat (26/8/2022).

Hebi mengatakan, air yang diambil dari sungai ataupun got banyak amonia (limbah cair) atau pupuk basah.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Hebi menerangkan, air sungai atau air got itu merupakan pupuk basah karena terdapat unsur (N) nitrat dan (P) fosfat di sungai.

"Kalau pakai air PDAM malah bahaya, ada tawas, tidak bagus untuk tanaman, yang bagus memang air sumur, tapi air sumur kan susah. Air kencing kita itu mengandung unsur nitrat dan fosfat, malah bagus, air got juga bagus," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.