Sabtu, 22 Agu 2026 06:46 WIB

Gus Samsudin Kecewa Tak Bisa Temui Pesulap Merah di Jakarta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Agu 2022 21:32 WIB
Gus Samsudin saat di Polda Jatim
Gus Samsudin saat di Polda Jatim

selalu.id - Pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati, Gus Samsudin kecewa karena selama di Jakarta, dirinya tidak bertemu dengan rivalnya Marcel Radhival alias Pesulap Merah.

Gus Samsudin mengatakan, dirinya berniat bertemu dengan Pesulap Merah untuk meminta klarifikasi apa yang telah ia sampaikan kepada publik terkait pengobatannya dianggap trik palsu.

Baca Juga: Upacara HUT ke-81 RI di Polda Jatim: Dari Refleksi Kemerdekaan hingga Apresiasi Personel

"Saya sudah sampai jakarta, pas ditelpon gak bisa saya nunggu dibeberapa tempat tidak menemui saya. Akhirnya saya pulang dalam keadaan kecewa,"kata Gus Samsudin, di Subtid Siber Direktorat Reskrimsus, Polda Jawa Timur, Jumat (12/8/2022).

Menurutnya, Pesulap Merah tidak ada pembuktian menyampaikan kebenaran. Ia menyebut, Pesulap Merah hanya ingin viral dan mendapatkan subscribe banyak.

Baca Juga: Polda Jatim Kirim Bantuan Pangan hingga Tim Psikologis ke Lokasi Bencana Gempa NTT

"Di Jakarta, padahal saya niat beliau untuk klarifikasi tetapi tidak ada itikad baik,"ujarnya.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar ini menjadi pembelajaran untuk tidak berasumsi dan suudzon, hingga melanggar hukum.

Baca Juga: Pelapor Desak Polisi Pakai UU Perguruan Tinggi-Sisdiknas dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bojonegoro

"Yang beliau lakukan ini sudah kelebihan, menimbulkan kerusakan dan kerusuhan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Eri mengatakan, penguatan pengawasan lingkungan menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun perbuatan asusila terhadap anak.

Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

Bupati Subandi meminta pihak sekolah lebih aktif mengawasi kehadiran siswa selama jam pelajaran berlangsung, begitupun orang tua harus intens komunikasi.

Kisah Pilu Gadis di Surabaya, Disetubuhi Ayah Tiri Sejak SD hingga Dicekoki Ekstasi

Atas perbuatannya itu, terdakwa divonis 18 tahun penjara dan denda Rp2,5 miliar. Bila tak dibayar, akan diganti hukuman 310 hari.

Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Eri menegaskan, panti yang tidak memiliki izin tidak akan diberi toleransi. Jika ditemukan dalam pemeriksaan, operasionalnya akan langsung dihentikan.

Penataan OPD Sidoarjo Harus Berdampak Nyata, Pemkab Minta Efisiensi Birokrasi hingga Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Wabup Mimik menegaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi kunci utama untuk mempertemukan kebutuhan dunia industri dengan kualifikasi para pencari kerja.

Pemuda Jombang Ditemukan Tewas di Sungai Tarik Sidoarjo, Ada Luka Lebam di Wajah

Saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.