Selasa, 21 Jul 2026 20:01 WIB

Hasna Nur Shadrina Dinobatkan Jadi Mahasiswa ITS Termuda 2022, Ini Sosoknya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Agu 2022 21:08 WIB
Hasana diantara mahasiswa ITS lainnya.
Hasana diantara mahasiswa ITS lainnya.

selalu.id - Hasna Nur Shadrina dinobatkan sebagai mahasiswa termuda tahun akademik 2022/2023 pada pengukuhan mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Gadis asal Tangerang ini berhasil lolos menjadi mahasiswa Departemen Teknik Lingkungan ITS tepat pada usia 15 tahun 5 bulan.

Hasna mengaku tidak menyangka dapat diterima di kampus ITS melalui jalur seleksi Mandiri. Apalagi ketika ia dinobatkan sebagai mahasiswa termuda ITS di angkatannya saat ini. Lantaran ia merasa bahwa pasti akan ada yang lebih muda darinya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"ITS merupakan salah satu kampus ternama di Indonesia, jadi pasti banyak diincar teman-teman muda Indonesia," ungkapnya sembari tersenyum.

Ia mengungkapkan bahwa berkat program akselerasi yang diikuti di masa sekolah, dapat mengantarkannya menjadi mahasiswa termuda saat ini. Program akselerasi tersebut dijalaninya ketika duduk di bangku SD dan SMP.

"Dulu umur tiga tahun sudah TK dan masuk SD memang belum berusia enam tahun," tutur gadis berkelahiran 28 Maret 2007 itu.

Anak pasangan Yustisia Katrini dan Teddy Tresna Indrapraja ini bercerita setelah gagal dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), ia tetap mencoba beberapa jalur seleksi masuk yang lain. Salah satunya seleksi Mandiri ITS.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Saya tertarik pada pengelolaan limbah dan sampah, maka dari itu saya memilih Teknik Lingkungan ITS," jelas Hasna.

Ketika bersekolah di SMA Harapan Bangsa Tangerang, ia menceritakan bahwa rutinitas yang dijalani sama seperti siswa yang lain. Mengikuti pembelajaran, aktif berorganisasi, dan melakukan hobi membaca serta melukis. Terlepas dari adanya pandemi, ia menjalani semua kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Bungsu dari dua bersaudara ini menuturkan, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah diraihnya sebagai mahasiswa ITS. Hal tersebut menjadi wadah pengembangan diri yang harus dimaksimalkan. Terlebih lagi, Hasna juga termasuk mahasiswa yang merantau ke Surabaya.

"Belum ada rencana yang spesifik ke depannya, tetapi ingin lulus tepat waktu dengan nilai yang memuaskan dan melanjutkan S2 ke luar negeri," tandasnya percaya diri. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.