Rabu, 22 Jul 2026 02:25 WIB

Model Disabilitas Turut Ramaikan Gelaran Fashion Show 'Mejeng Nang Suroboyo'

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Agu 2022 18:39 WIB
Para model berjalan di catwalk pada acara fashion show 'Mejeng Nang Suroboyo''
Para model berjalan di catwalk pada acara fashion show 'Mejeng Nang Suroboyo''

selalu.id - Ratusan warga Surabaya antusias mengunjungi acara Fashion Show yang bertajuk 'Mejeng Nang Suraboyo' di Alun-Alun Balai Pemuda, Sabtu (7/8/2022).

Pantauan selalu.id nampak peserta dan para pengunjung mempadati lokasi fashion show. Terlihat peserta memakai pakaian kreasi mereka dan sedang menyiapkan diri untuk berjalan di atas karpet merah. Tecatat sebanyak 125 peserta yang akan berjalan memamerkan busana mereka.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Ketua Umum Cak dan Ning Surabaya atau Penyelenggara, Sereza Buana Febrian mengatakan, peserta yang mengikuti fashion show tersebut yakni warga Surabaya yang mempunyai minat di dunia fashion.

"Fashion show ini mewadahi yang di Tunjungan romansa kesini (Alun-alun) semoga ngefek ya. Kita mengambil beberapa spot yang ada di Kota Surabaya, salah satunya bidang pariwisata," kata Sereza, saat ditemui selalu.id di lokasi fashion show.

Sereza mengatakan, untuk panggung fashion show kali ini panjang catwalk 40 meter.

Ditambahkan, bahwa peserta kali ini, selain dari masyarakat umum, juga berasal dari agensi model dan beberapa Dinas Koperasi dan Perdagangan.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"UMKM terkait dengan fashion yang dibina pemkot ada, lalu ada juga juga desainer yang bergeraknya sudah tingkat internasional,"jelasnya.

Soal perizinan, Febrian menjelaskan, acara ini digelar oleh Pemkot Surabaya, otomatis telah mendapat izin.

Fashion show ini juga diikuti oleh anak-anak disabilitaas dari Fira Modelling Disabilitas (FMD).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Ada 8 anak-anak dan 10 dewasa disabilitas," jelasnya.

Salah satu pengunjung, Pitasari mengaku senang dengan acara ini, selain sebagai pertunjukan bagi masyarakat, acara ini sekaligus mewadahi para pecinta fashion di Surabaya.

"Ini juga kan lagi tren ya, bagus juga diwadahi disini. Karena tidak menganggu jalanan juga,"ungkap Pita. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.