Kamis, 04 Jun 2026 11:41 WIB

Gembiranya Anak-anak Suku Laut Dapat Bantuan Seragam Sekolah dari Kemensos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Jul 2022 17:30 WIB
Anak-anak Suku Laut bergotong-royong mengangkut seragam bantuan dari Kemensos
Anak-anak Suku Laut bergotong-royong mengangkut seragam bantuan dari Kemensos

selalu.id - Kementerian Sosial RI membagikan seragam sekolah untuk anak-anak di kawasan Pulau Bertam, Kepulauan Riau (Kepri). Ratusan seragam untuk anak sekolah dasar di bagi disana.

Menyambut kedatangan bantuan, beberapa anak-anak bergotong royong mengangkat karung yang berisi seragam baru dari rumah panggung tepi anjungan pulau Bertam ke Gedung sekolah di darat.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Sekolah Darat merupakan sebutan bagi Gedung Sekolah Dasar, Balai Pertemuan dan Masjid yang dibangun pemerintah dan berada di ketinggian sekira 700 m dari arah pesisir pantai dimana masyarakat Suku Laut tinggal dan bermukim.

Sebagian dari mereka bahkan terlihat tidak sabar ingin segera mencoba dan memakai seragam baru saat itu juga.

Seperti diutarakan Pebian, kelas 1 SD yang salah menyebut umurnya sendiri. Pebian menyebut umur dua tahun saat umurnya ditanyakan, padahal tampilan fisiknya isyaratkan usia 9-10 tahun,

"…ngg, berapo ya? Tidak tahu bu. Saya suke sekali baju baru, seragam sekolah," ungkap Pebian.

Begitu juga dengan Sila (8 tahun) kelas 2 SD. "Senang, senang sekali dapat baju sekolah baru! Saye mau pakai nanti hari Senin. Kata guru, saya pakai hari Senin. Hari Senin, masih lamakeh bu?," Tuturnya

Menteri Sosial Tri Rismaharini sangat berkomitmen bagaimana anak - anak Indonesia bisa menikmati pendidikan dengan segala perlengkapan yang layak untuk anak sekolah.

Kehadiran Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi (STPL Bekasi) mendapat sambutan hangat dari anak-anak.

Kementerian Sosial bekerjasama dengan pihak Sekolah Dasar Negeri 006 Bertam yang merupakan kelas jauh dari SD Negeri Kaso di Pulau Kaso, menyampaikan bantuan 66 perangkat seragam merah putih untuk siswa SD.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Selain itu, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (Dit. PSKBSNA) juga telah mendistribusikan 95 paket keperluan anak sekolah yang terdiri seragam sekolah 1 stel SD, SMP, SMU, alat tulis 1 Set (buku,pensil, bolpoin, penghapus, penggaris), tas sekolah, buku gambar dan pensil warna, sepatu dan kaos kaki.

Bantuan diberikan untuk pemenuhan hak anak agar dapat tumbuh kembang dan berpartisipasi atas masa depan melalui pendidikan. Ini merupakan bagian upaya pemenuhan hak-hak anak.

Erma, Guru Sekolah pengampu belajar anak-anak juga mengungkapkan rasa syukurnya.

"Melihat kegembiraan anak-anak peroleh sepasang baju seragam baru, saya sangat haru dan bersyukur. kadang-kadang karena tidak ada baju seragam, anak-anak malu masuk sekolah. Moge, baju seragam baru dapat lebeh semangat lagi sekolah," harapnya.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Ia juga mengatakan bahwa ini hal sederhana, sepasang baju seragam sekolah berwarna merah-putih, namun sangat sarat makna bagi anak-anak di sana.

Tentunya seragam sekolah baru ini membawa kegembiraan dan keceriaan bagi anak-anak Suku Laut yang berada di Pulau Betram, Garo dan Kaso.

Melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) milik Kementerian Sosial, anak-anak Suku Laut semakin terbuka akses pendidikannya.

Memberikan aksesibilitas bagi anak-anak untuk dapat berpakaian layak saat pergi menuntut ilmu ke sekolah. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.