Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Gembiranya Anak-anak Suku Laut Dapat Bantuan Seragam Sekolah dari Kemensos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 30 Jul 2022 17:30 WIB
Anak-anak Suku Laut bergotong-royong mengangkut seragam bantuan dari Kemensos
Anak-anak Suku Laut bergotong-royong mengangkut seragam bantuan dari Kemensos

selalu.id - Kementerian Sosial RI membagikan seragam sekolah untuk anak-anak di kawasan Pulau Bertam, Kepulauan Riau (Kepri). Ratusan seragam untuk anak sekolah dasar di bagi disana.

Menyambut kedatangan bantuan, beberapa anak-anak bergotong royong mengangkat karung yang berisi seragam baru dari rumah panggung tepi anjungan pulau Bertam ke Gedung sekolah di darat.

Baca Juga: Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sekolah Darat merupakan sebutan bagi Gedung Sekolah Dasar, Balai Pertemuan dan Masjid yang dibangun pemerintah dan berada di ketinggian sekira 700 m dari arah pesisir pantai dimana masyarakat Suku Laut tinggal dan bermukim.

Sebagian dari mereka bahkan terlihat tidak sabar ingin segera mencoba dan memakai seragam baru saat itu juga.

Seperti diutarakan Pebian, kelas 1 SD yang salah menyebut umurnya sendiri. Pebian menyebut umur dua tahun saat umurnya ditanyakan, padahal tampilan fisiknya isyaratkan usia 9-10 tahun,

"…ngg, berapo ya? Tidak tahu bu. Saya suke sekali baju baru, seragam sekolah," ungkap Pebian.

Begitu juga dengan Sila (8 tahun) kelas 2 SD. "Senang, senang sekali dapat baju sekolah baru! Saye mau pakai nanti hari Senin. Kata guru, saya pakai hari Senin. Hari Senin, masih lamakeh bu?," Tuturnya

Menteri Sosial Tri Rismaharini sangat berkomitmen bagaimana anak - anak Indonesia bisa menikmati pendidikan dengan segala perlengkapan yang layak untuk anak sekolah.

Kehadiran Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi (STPL Bekasi) mendapat sambutan hangat dari anak-anak.

Kementerian Sosial bekerjasama dengan pihak Sekolah Dasar Negeri 006 Bertam yang merupakan kelas jauh dari SD Negeri Kaso di Pulau Kaso, menyampaikan bantuan 66 perangkat seragam merah putih untuk siswa SD.

Baca Juga: Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Selain itu, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (Dit. PSKBSNA) juga telah mendistribusikan 95 paket keperluan anak sekolah yang terdiri seragam sekolah 1 stel SD, SMP, SMU, alat tulis 1 Set (buku,pensil, bolpoin, penghapus, penggaris), tas sekolah, buku gambar dan pensil warna, sepatu dan kaos kaki.

Bantuan diberikan untuk pemenuhan hak anak agar dapat tumbuh kembang dan berpartisipasi atas masa depan melalui pendidikan. Ini merupakan bagian upaya pemenuhan hak-hak anak.

Erma, Guru Sekolah pengampu belajar anak-anak juga mengungkapkan rasa syukurnya.

"Melihat kegembiraan anak-anak peroleh sepasang baju seragam baru, saya sangat haru dan bersyukur. kadang-kadang karena tidak ada baju seragam, anak-anak malu masuk sekolah. Moge, baju seragam baru dapat lebeh semangat lagi sekolah," harapnya.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Ia juga mengatakan bahwa ini hal sederhana, sepasang baju seragam sekolah berwarna merah-putih, namun sangat sarat makna bagi anak-anak di sana.

Tentunya seragam sekolah baru ini membawa kegembiraan dan keceriaan bagi anak-anak Suku Laut yang berada di Pulau Betram, Garo dan Kaso.

Melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) milik Kementerian Sosial, anak-anak Suku Laut semakin terbuka akses pendidikannya.

Memberikan aksesibilitas bagi anak-anak untuk dapat berpakaian layak saat pergi menuntut ilmu ke sekolah. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.