Senin, 20 Jul 2026 09:11 WIB

DLH Surabaya Berhentikan Operasional Truk Sampah yang Tak Layak Pakai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Jul 2022 19:06 WIB
Truk sampah Pemkot Surabaya yang tak layak pakai
Truk sampah Pemkot Surabaya yang tak layak pakai

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya telah menegur operator yang masih menggunakan truk berlubang pengangkut sampah yang masih beroperasional.

"Jadi, seperti itu tidak akan kita operasionalkan lagi. Sudah saya tegur," kata Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantori, saat dihubungi selalu.id, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Hebi menyampaikan, kedepannya pihaknya ingin semua truk sampah di Surabaya tertutup semua. Sehingga, pihaknya merencanakan untuk memakai Compactor Sampah.

"Kedepan kami inginkan sampah tertutup semuanya. Tapi kan anggarannya kan juga terbatas, tapi kita juga bisa antisipasi supaya itu juga menganggu penggunaan bagaiamana caranya,"ujarnya.

Sebanyak 200an kendaraan truk sampah yang dimiliki DLH Surabaya. Hebi menyebut semua truk tersebut layak dipakai.

Namun, truk yang berlubang sementara akan diberhentikan operasionalnya untuk diperbaiki terlebih dahulu.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Truk sampah itu ada beberapa truk, ada arm roll, dan compactor. Nah yang biasanya bolong ini kan arm roll. Kalau truk semua layak jalan. Kalau tak layak kan ga dapat sertifikat layak jalan dari dishub,"jelasnya.

Hebi mengakui truk yang bolong-bolong tersebut telah diperbaiki sejak bulan Januari 2022 lalu. Namun, menurutnya kadar air sampah yang sangat besar membuat korosi pada truk.

"Makanya cepat sekali bolong. Kalau memang sampah basah itu yang menyebabkan korosi,"tuturnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Lebih lanjut Hebi menghimbau pihaknya juga akan mengkoordinasikan ke TPA yang ada di Surabaya untuk tidak menerima truk yang bolong tersebut.

" Tapi semua ke TPA itu kan kewenangan dari TPS sendiri. Truk harus tertutup, tapi masalahnya kita punya gak truk kaya gitu. Memang mahal truk kaya gitu. Tetapi kita berusaha bagaimana caranya agar tidak menganggu lalu lintas,"tuturnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.