Senin, 02 Feb 2026 22:20 WIB

DLH Surabaya Berhentikan Operasional Truk Sampah yang Tak Layak Pakai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Jul 2022 19:06 WIB
Truk sampah Pemkot Surabaya yang tak layak pakai
Truk sampah Pemkot Surabaya yang tak layak pakai

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya telah menegur operator yang masih menggunakan truk berlubang pengangkut sampah yang masih beroperasional.

"Jadi, seperti itu tidak akan kita operasionalkan lagi. Sudah saya tegur," kata Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantori, saat dihubungi selalu.id, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Hebi menyampaikan, kedepannya pihaknya ingin semua truk sampah di Surabaya tertutup semua. Sehingga, pihaknya merencanakan untuk memakai Compactor Sampah.

"Kedepan kami inginkan sampah tertutup semuanya. Tapi kan anggarannya kan juga terbatas, tapi kita juga bisa antisipasi supaya itu juga menganggu penggunaan bagaiamana caranya,"ujarnya.

Sebanyak 200an kendaraan truk sampah yang dimiliki DLH Surabaya. Hebi menyebut semua truk tersebut layak dipakai.

Namun, truk yang berlubang sementara akan diberhentikan operasionalnya untuk diperbaiki terlebih dahulu.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Truk sampah itu ada beberapa truk, ada arm roll, dan compactor. Nah yang biasanya bolong ini kan arm roll. Kalau truk semua layak jalan. Kalau tak layak kan ga dapat sertifikat layak jalan dari dishub,"jelasnya.

Hebi mengakui truk yang bolong-bolong tersebut telah diperbaiki sejak bulan Januari 2022 lalu. Namun, menurutnya kadar air sampah yang sangat besar membuat korosi pada truk.

"Makanya cepat sekali bolong. Kalau memang sampah basah itu yang menyebabkan korosi,"tuturnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Lebih lanjut Hebi menghimbau pihaknya juga akan mengkoordinasikan ke TPA yang ada di Surabaya untuk tidak menerima truk yang bolong tersebut.

" Tapi semua ke TPA itu kan kewenangan dari TPS sendiri. Truk harus tertutup, tapi masalahnya kita punya gak truk kaya gitu. Memang mahal truk kaya gitu. Tetapi kita berusaha bagaimana caranya agar tidak menganggu lalu lintas,"tuturnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.