Jumat, 23 Okt 2026 22:20 WIB

DLH Surabaya Berhentikan Operasional Truk Sampah yang Tak Layak Pakai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Jul 2022 19:06 WIB
Truk sampah Pemkot Surabaya yang tak layak pakai
Truk sampah Pemkot Surabaya yang tak layak pakai

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya telah menegur operator yang masih menggunakan truk berlubang pengangkut sampah yang masih beroperasional.

"Jadi, seperti itu tidak akan kita operasionalkan lagi. Sudah saya tegur," kata Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantori, saat dihubungi selalu.id, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Hebi menyampaikan, kedepannya pihaknya ingin semua truk sampah di Surabaya tertutup semua. Sehingga, pihaknya merencanakan untuk memakai Compactor Sampah.

"Kedepan kami inginkan sampah tertutup semuanya. Tapi kan anggarannya kan juga terbatas, tapi kita juga bisa antisipasi supaya itu juga menganggu penggunaan bagaiamana caranya,"ujarnya.

Sebanyak 200an kendaraan truk sampah yang dimiliki DLH Surabaya. Hebi menyebut semua truk tersebut layak dipakai.

Namun, truk yang berlubang sementara akan diberhentikan operasionalnya untuk diperbaiki terlebih dahulu.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

"Truk sampah itu ada beberapa truk, ada arm roll, dan compactor. Nah yang biasanya bolong ini kan arm roll. Kalau truk semua layak jalan. Kalau tak layak kan ga dapat sertifikat layak jalan dari dishub,"jelasnya.

Hebi mengakui truk yang bolong-bolong tersebut telah diperbaiki sejak bulan Januari 2022 lalu. Namun, menurutnya kadar air sampah yang sangat besar membuat korosi pada truk.

"Makanya cepat sekali bolong. Kalau memang sampah basah itu yang menyebabkan korosi,"tuturnya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Lebih lanjut Hebi menghimbau pihaknya juga akan mengkoordinasikan ke TPA yang ada di Surabaya untuk tidak menerima truk yang bolong tersebut.

" Tapi semua ke TPA itu kan kewenangan dari TPS sendiri. Truk harus tertutup, tapi masalahnya kita punya gak truk kaya gitu. Memang mahal truk kaya gitu. Tetapi kita berusaha bagaimana caranya agar tidak menganggu lalu lintas,"tuturnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.