Rabu, 22 Jul 2026 07:31 WIB

Jalan Tunjungan Ditata Ulang, Fashion Week Dialihkan Sementara ke Balai Pemuda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Jul 2022 10:42 WIB
Balai Pemuda Surabaya
Balai Pemuda Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyediakan Balai Pemuda (Balpem) sebagai tempat anak-anak muda menyalurkan bakat di bidang fashion. Dalam hal ini pemkot memberikan lokasi alternatif fashioen week yang biasanya digelar di Jalan Tunjungan.

Pemkot akan menata ulang Jalan Tunjungan dengan berbagai fasilitas agar penggiat fashion di Surabaya bisa menyalurkan kreasi dan bakatnya serta tidak mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, sebenarnya tidak melarang kegiatan fashion week di Jalan Tunjungan asalkan tidak menganggu kenyamanan pengguna jalan yang menimbulkan kemacetan.

"Nanti kita tata. Jadi kalau mau fashion di Jalan Tunjungan, tapi di pedestriannya, jangan mengganggu pengguna jalan yang lain. InsyaAllah nanti buka lagi hari Minggu tapi ada aturannya," kata Eri, Selasa (26/7/2022).

Selain di pendistrian, Eri menyampaikan, Pemkot menyiapkan tempat berkreasi seperti fashion di Balpem Surabaya sebagai lokasi alternatif.

"Kita sediakan di Balai Pemuda. Jadi anak-anak muda Surabaya bisa jalan di pedestriannya memakai baju modis. Itu bisa kalau ingin catwalk di Balai Pemuda. Karena Balai Pemuda tidak lepas dari Tunjungan Romansa," ujarnya.

Meski begitu, Eri menegaskan kegiatan fashion week itu jangan sampai membuat jalanan macet, baik di Balai Pemuda Surabaya maupun pedestrian Jalan Tunjungan.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Saya minta tolong ketika itu dilakukan di Tunjungan Romansa tidak menyebabkan kemacetan. Kasihan pengguna jalan yang lain. Kita sebagai manusia harus bisa menghormati manusia yang lainnya, bagaimana sama-sama nyamannya," tuturnya.

Lebih lanjut Eri kembali menegaskan, untuk pemuda memakai pakaian yang lebih santun untuk fashion. Sehingga, Tunjungan Romansa tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan.

"Saya juga minta tolong pakaiannya yang sopan. Biar menjadi tempat yang indah. Kalau itu keliru, tambah gak karu-karuan (tambah tidak benar) nanti," tegasnnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Ia menambahkan, pemkot juga meyiapkan kegiatan kreasi anak muda itu di Balai Kota Taman Surya, Surabaya.

Rencananya, Taman Surya akan kembali ditata ulang sehingga sebagian nanti dapat digunakan untuk masyarakat umum.

"Balai Kota Surabaya, tapi kita akan rombak dulu, kita tata dulu tamannya, lalu kita buka umum," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.