Minggu, 06 Sep 2026 05:56 WIB

Tangani Kemiskinan dengan Tindakan Usaha, Mensos Risma Apresiasi Kartar Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Jun 2022 18:11 WIB
Wali Kota Surabaya (tengah), Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edi Suharto (kiri), Ketua Karang Taruna Surabaya (kanan) saat peresmian GAS Auto Wash Mobil dan Motor di Surabaya
Wali Kota Surabaya (tengah), Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos, Edi Suharto (kiri), Ketua Karang Taruna Surabaya (kanan) saat peresmian GAS Auto Wash Mobil dan Motor di Surabaya

selalu.id - Kementerian Sosial mendorong semua elemen masyarakat, termasuk pilar-pilar sosial, untuk berkontribusi terhadap percepatan penanganan kemiskinan.

Dalam kebijakan dasar Menteri Sosial Tri Rismaharini, percepatan penanganan kemiskinan tidak hanya dengan instrumen bansos, namun juga dengan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Melalui rintisan usaha mandiri, kewirausahaan mikro yang dikembangkan bisa meningkatkan pendapatan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seperti inisiatif yang dikembangkan Karang Taruna di Kota Surabaya yang dikenal memiliki beragam kegiatan kewirausahaan.

Karang Taruna di Kota Surabaya ini meluncurkan salah satu usaha dibidang cuci motor dan mobil dengan nama Gas Auto Wash Mobil & Motor, Minggu (19/6/2022).

Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, mewakili Mensos Risma menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Karang Taruna di Kota Surabaya dengan usaha cuci motor dan mobil.

Kegiatan kewirausahaan oleh Karang Taruna di Kota Surabaya ini diharapkan membantu upaya pemerintah dalam agenda pemulihan ekonomi.

"Kami mengapresiasi langkah Karang Taruna di Surabaya. Hal ini bisa membantu pemulihan ekonomi, apalagi Karang Taruna kan ada di seluruh tanah air. Usaha seperti ini juga bisa membantu meningkatkan pendapatan kaum muda yang belum memiliki kegiatan ekonomi atau mereka yang terkena PHK karena dampak pandemi," kata Edi di Surabaya (19/6).

Sejauh ini, Kemensos telah banyak memberikan bantuan kewirausahaan kepada kelompok- kelompok mikro. Edi menyatakan, dengan asesmen secara menyeluruh, Kemensos siap membantu pengembangan usaha mikro oleh masyarakat.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Apakah berupa bantuan modal atau bantuan penguatan kapasitas," katanya.

Edi mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan semua stakeholder termasuk dengan Kemensos. Saat ini, Mensos tengah menggariskan kebijakan untuk memberikan bantuan kewirausahaan terhadap penerima bansos usia 40 tahun ke bawah.

Dalam kesempatan sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan apresiasi dan terima kasih, baik kepada Kemensos maupun kepada Karang Taruna di Kota Pahlawan. Eri menyatakan, Pemkot Surabaya membutuhkan sinergi dengan semua pihak untuk mempercepat penanganan kemiskinan, termasuk dengan Kemensos.

Bagi Eri, bantuan Kemensos sangat membantu Pemkot Surabaya. Ada dua dampak positif dari dukungan Kemensos terhadap kegiatan kewirasusahaan sebagaimana dikembangkan Karang Taruna.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

"Pertama, dapat mengurangi MBR di Surabaya. Dan kedua menciptakan lapangan pekerjaan/mengurangi pengangguran. Selain berupa usaha cuci mobil, Karang Taruna juga membangun usaha di Kampung Jahit di lokasi lain," kata Eri.

Dengan kerja sama semua pihak, Eri berharap, usaha-usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat diakselerasi.

Katua Karang Taruna Surabaya, Fuad Benardi menyatakan akan terus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Pahlawan. Usaha cuci motor dan mobil ini akan terus berproses dan dikembangkan, menjadi bengkel dengan layanan lengkap.

"Kita akan menjalin kerja sama dengan semua pihak baik di Surabaya maupun dengan Kemensos dan pihak lain. Sebab, untuk dapat berkembang masih dibutuhkan bantuan, termasuk mungkin pelatihan atau dukungan penguatan kapasitas lainnya," katanya. (SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.