Senin, 02 Feb 2026 16:50 WIB

Teteskan Air Mata, Ekspresi Wali Kota Risma saat Terima Bantuan Alkes dari Badan Intelijen Negara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Mei 2020 19:34 WIB

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan 2 unit mobil laboratorium dan alat kesehatan (alkes) dari Badan Intelijen Negara (BIN). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara, Komjen. Pol. Drs. Bambang Sunarwibowo kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Jumat (29/5/2020).

Dalam kesempatan itu, dengan penuh haru Wali Kota Risma berterima kasih sedalam-dalamnya kepada semua jajaran BIN atas dukungan dan bantuannya. Sebelumnya, ia tidak mengira bahwa bantuan yang diberikan kepada pemkot selengkap dan sebanyak ini.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

“Gusti Allah yang balas. Saya benar-benar berterima kasih. Terus terang selama ini hasil swab paling cepat keluar satu minggu,” kata Wali Kota Risma mengawali sambutan sembari menitikkan air mata haru.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan peletakan alat atau mobil laboratorium. Rencananya, akan diletakkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Sebab, dibutuhkan ruangan khusus untuk mengoperasikan laboratorium tersebut.

“Kita akan rundingkan hari ini pemasangannya, karena ruangannya harus khusus," terangnya.

Menurutnya, laboratorium tersebut teramat membantu dalam memutus mata rantai penyebaran Covi-19 yang ada di Kota Surabaya. Pasalnya, dalam sehari, kapasitas laboratorim tersebut bisa mencapai sekitar 500, sehingga dapat mempercepat dalam mendapatkan hasil.

“Nah, dari situ tentunya bisa lebih mempercepat antisipasi juga,” ujar dia.

Wali kota yang menjabat sebagai Presiden UCLG Aspac ini pum merinci bantuan apa saja yang diterimanya dari BIN. Di antaranya, yakni Real Time PCR 2 unit, Reagent PCR 5000 test, VTM (Virus Transport Media) 5000 unit, Laminar Airflow Cabinet I unit, PCR Box 1 unit, Vortex 2 unit, Mini Centrifuge My SPIN 12 Mini Centrifuge 3 unit, Refrigerator 2-8° C 1 unit, Freezer -20° C 1 unit, Mikropipette Set 3 unit, Bio Safety Cabinet 2 unit, Automatice Extraction Machine + Biotecon 2 unit, Refrigerated Centrifuge 1 unit, Autoclave 1 unit, Thermal Mixer 1 unit, Thermal Block 1 unit, Oven, 1 unit, dan Freezer -80° C 1 unit.

“Serta 8.000 alat pelindung diri (APD). Kalau tidak percaya ayo kita buka kardusnya. Itu ada isinya bukan kosongan,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Ia pun memastikan bantuan APD itu langsung ditata dan didistribusikan kepada beberapa rumah sakit. Baik yang rujukan Covid-19 maupun non rujukan.

“Langsung saya bagikan APD. Karena ini nyawanya mereka (tim medis) berapapun jumlahnya,” urainya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara Komjen Pol. Drs. Bambang Sunarwibowo mengatakan, atas perintah Kepala BIN, ia berusaha untuk mengambil langkah cepat dalam pelacakan, pemetaan, serta langkah-langkah dalam memutus pademi global.

“Di antaranya dengan menghadirkan laboratorium, alat rapid test, swab, APD, maupun alat pendukung lainnya,” kata Bambang sapaan akrab Bambang Sunarwibowo.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Menurut dia, di kondisi saat ini setiap individu memilki peran penting serta kontribusi dalam menambah atau mengurangi angka dari penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, ia berharap warga juga tetap dispilin dan menerapkan protokol-protokol kesehatan.

“Jika tadi sudah berlangsung di Siola rapid test massal hasilnya 40 persen warga reaktif,” jelasnya.

Namun begitu, pihaknya juga berharap, berbagai bantuan yang telah dikirim itu, dapat segera dimanfaatkan Pemkot Surabaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan.

"Setelah ini dapat dikembangkan untuk membantu mengurangi angka penyebaran,” pungkas dia

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.