ITS Surabaya Buka Program Studi Kesehatan
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 10 Jun 2022 15:49 WIB
selalu.id - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali membuka program studi (prodi) baru untuk jenjang sarjana (S1) yakni Teknologi Kedokteran yang merupakan pengembangan dari prodi Teknik Biomedik.
Rektor ITS, Prof Mochamad Ashari, mengatakan bahwa ITS secara resmi membuka prodi S1 Teknologi Kedokteran mulai tahun ajaran 2022/2023 ini.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Prof Ashari, menyampaikan prodi Teknologi Kedokteran ini nantinya akan berada di bawah naungan Departemen Teknik Biomedik.
"Selain Teknik Telekomunikasi, ITS juga membuka prodi baru Teknologi Kedokteran melalui jalur Mandiri dan Kemitraan mulai tahun ini," kata Ashari, Jumat (10/6/2022).
Menurutnya, ITS harus bisa memperluas bidang keilmuannya, tidak hanya di bidang teknologi dan sains tetapi juga di bidang kesehatan.
Ia juga menyebut bahwa bidang kesehatan tidak hanya prodi Kedokteran, tetapi juga Teknologi Kedokteran.
Selain Teknologi Kedokteran, ke depannya ITS juga akan meluncurkan prodi rumpun kesehatan lainnya," ujarnya.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Kepala Departemen Teknik Biomedik, Achmad Arifin, menambahkan bahwa disiplin ilmu teknologi kesehatan di ITS sudah dicetuskan sejak tahun 1984.
Kemudian ITS memulai membuka departemen disiplin ilmu teknologi kesehatan pertama yakni Teknik Biomedik. Lalu, tahun 2022 ini, Teknik Biomedik berkembang dengan terbentuknya prodi Teknologi Kedokteran.
Dosen yang biasa disapa Arifin ini menekankan bahwa perbedaan Teknik Biomedik dengan Teknologi Kedokteran adalah implementasi disiplin ilmu tersebut.
Arifin menjelaskan, teknik Biomedik memiliki ranah pembuatan dan pengembangan aspek teknologi dan riset, sedangkan teknologi kedokteran lebih ke ranah pengaplikasian teknologi yang dibuat.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
"Karena masih serumpun, para siswa yang tertarik pada elektronika dan kesehatan dapat mengikuti seleksi kemitraan dan mandiri ITS," jelasnya.
Rencananya, angkatan pertama prodi S1 Teknologi Kedokteran akan berjumlah 40 mahasiswa dengan menggunakan gedung Subdirektorat Koordinasi Perkuliahan Bersama (SKPB) untuk menjalankan kuliah nantinya.
Selain itu, untuk laboratorium kedokteran seperti anatomi dan fisiologi bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga dan untuk laboratorium mata kuliah fisika, kimia, dan biologi berlokasi di ITS.
Lebih lanjut, Arifin membeberkan bahwa gambaran perkuliahan mahasiswa Teknologi Kedokteran di ITS. Pada tahun pertama, kurikulum yang digunakan mirip dengan Teknik Biomedik.
"Nantinya, tahun kedua hingga tahun akhir, mahasiswa akan difasilitasi untuk lebih banyak praktik langsung bersama dokter, seperti pengoperasian alat kesehatan secara langsung kepada pasien,"terangnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-1915-its-surabaya-buka-program-studi-kesehatan
