Selasa, 03 Feb 2026 21:24 WIB

Reshuffle Ansor Jatim, Gus Mufa Ditunjuk sebagai Bendahara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Jun 2022 22:09 WIB
Gus Muhammad Fawait (paling kanan), saat menjadi tuan rumah Pelatihan Kader Lanjutan GP Ansor Kencong di Ponpes Nurul Chotib, Al Qodiri IV, Kencong, Jember. foto: istimewa.
Gus Muhammad Fawait (paling kanan), saat menjadi tuan rumah Pelatihan Kader Lanjutan GP Ansor Kencong di Ponpes Nurul Chotib, Al Qodiri IV, Kencong, Jember. foto: istimewa.

selalu.id - Gerbong organisasi Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur kembali bergerak. Pimpinan Pusat GP Ansor melakukan reshuffle struktur pengurus harian GP Ansor Jatim. Sekretaris Wilayah yang sebelumnya dijabat Ghufron Sirodj bergerak ke Hasan Bisri yang merupakan orang lama di jajaran Ansor Jatim. Sementara Ghufron dirotasi menjadi Wakil Ketua.

Yang mengejutkan, masuknya wajah-wajah baru, Muhammad Fawait sebagai Bendahara Wilayah Ansor Jatim. Tokoh muda NU itu menggantikan Fandi Ahmad Yani, Bupati Gresik yang kemudian bergerak menjadi Wakil Ketua. Sementara Ketua PW Ansor Jatim tetap dijabat Syafiq Syauqi.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

"Ini adalah amanah sekaligus kehormatan dan kewajiban pengabdian bagi saya. Sebenarnya, di Ansor saya tidak baru juga, karena sebelumnya sudah menjadi Penasehat GP Ansor Cabang Kencong," terang Muhammad Fawait, Senin (06/06/2022).

Sebagai politikus milenial, pria yang akrab disapa Gus Mufa ini punya jam terbang yang tinggi. Itu bisa dilihat dari sejumlah jabatan yang ia emban saat ini. Mulai Wakil Bendahara RMI PWNU Jawa Timur, Penasehat PC GP Ansor Kencong, Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jatim, Presiden Laskar Sholawat Nusantara, Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim, hingga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. Di Ansor pun, Gus Mufa melewati proses pengkaderan dengan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan atau PKL.

Gus Mufa tercatat sebagai anggota DPRD Jatim termuda periode 2014 - 2019 dan Ketua Komisi termuda. Saat ini, ia juga adalah Ketua Fraksi paling muda di DPRD Jatim. Menurutnya, semua jabatan yang ia pangku saat ini, temasuk Bendahara GP Ansor ada benang merah dengan latarbelakangnya sebagai Nahdliyin.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Sesuai latarbelakang keluarga yang berasal dari pesantren dan Nahdliyin, saya punya benang merah dengan GP Ansor yang mempunyai visi NKRI harga mati. Saya yakin selama NKRI berdiri ajaran Aswaja An Nahdliyah akan semakin berkembang di bumi nusantara," ujar pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib, Al Qodiri IV itu.

Anggota DPRD Jatim peraih suara terbanyak pada pemilu 2019 ini ditunjuk sebagai Bendahara GP Ansor Jatim untuk sisa masa khidmat 2019 - 2023 atau sekitar satu tahun. Menurutnya pendeknya masa khidmat tidak menjadi persoalan, karena ini adalah sebuah pengabdian.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Bagi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2020 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin tersebut, saat ini yang menjadi prioritasnya adalah melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya. Karena jabatan adalah tanggungjawab yang harus dilaksanakan sesuai aturan organisasi.

"Bismillah, saya akan laksanakan amanah sebagai Bendahara Ansor Jatim dengan penuh tanggungjawab. Panjang atau pendeknya masa jabatan bukan masalah, yang penting bisa mengemban amanah dengan baik dan sukses," pungkas alumnus Unair dan UGM ini. (SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.