Selasa, 03 Feb 2026 04:57 WIB

Ditinggal Pemilik, Ratusan Kucing di Surabaya Terlantar dan Terkunci dalam Ruko

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 21 Mei 2022 19:22 WIB
Kucing-kucing yang terlantar di dalam ruko
Kucing-kucing yang terlantar di dalam ruko

selalu.id - Sebanyak 120 ekor kucing terlantar dan terkunci dalam ruko di Surabaya yang ditinggal pemiliknya. Temuan ini bermula dari laporan masyarakat di wilayah Surabaya Barat.

Lurah Pradah Kali Kendal, Hajar Sulistyono mengatakan, dalam aduan warga tersebut, penyewa ruko itu tidak bisa dihubungi. Ia menyebut pemilik ruko itu menyewakan ke orang lain dan menurut pemilik ruko, masa sewa sudah habis.

Baca Juga: Damkar Beraksi Lagi, Kali Ini Evakuasi Kucing Terjepit di Antara Rumah Warga

"Cuma penyewa itu kok masih meninggalkan banyak barang, termasuk 120 ekor kucing. Namun penyewa tak bisa dihubungi," kata Hajar, Sabtu (21/5/2022).

Hajar juga menyampaiakan, saat ada laporan di aplikasi WargaKu, BPB Linmas dan kelurahan langsung meluncur ke lokasi.

Usai meninjau lokasi kucing-kucing yang ditinggalkan pemiliknya, pihak kelurahan langsung menuju ke rumah penyewa berdasarkan alamat di KTP.

"Kami ke rumah penyewa sesuai dengan alamat di KTP yang ditunjukkan oleh pemilik. Rumahnya kosong," ungkapnya.

Lebih lanjut Hajar mengaku, masih belum tahu bagaimana si pemilik yang menyewa itu meninggalkan ruko. Sebab, kata dia, perjanjian atau MoU (Moments of Understanding) dimiliki oleh pemilik dan penyewa yang masih tak bisa dihubungi.

"Kan perjanjian pemilik dengan penyewa. Penyewaannya sudah habis. Kalau ada tanggungannya kan kita nggak ikut. Ini sudah habis masa sewa. Barang yang ditinggal bisa dikeluarkan berdasarkan MOU," papar dia.

Baca Juga: Drama Evakuasi Kucing di Surabaya, Damkar Harus Jebol Tembok

Sementara, untuk kondisi seluruh kucing yang berada di ruko, pihak pemilik ruko didampingi kelurahan dan Dinas Peternakan merawat kucing-kucing tersebut.

"Hari ini kami akan rapat. Karena Surabaya belum punya tempat (shelter) khusus kucing," kata dia.

Hajar juga menerangkan,belum bisa membuka opsi untuk adopsi 120 kucing di ruko tersebut.

Meski kini dirawat oleh pemilik ruko, Pemkot Surabaya, dan komunitas kucing. Namun, ia tak menjamin adopsi menjadi solusi akhir.

Baca Juga: Kebun Binatang Surabaya Tambah Koleksi Dua Singa Putih, Begini Penampakanya

"Arahan awal ke komunitas kucing. Kalau komunitasnya mau ya bisa tapi gimana kalau pemiliknya nggak mau? Yang kami pahami itu masih punya orang lain kucingnya. Kalau kucing itu kita ambil tiba-tiba pemiliknya nggak terima gimana?," terangnya

Untuk langkah ke depannya, Hajar menjamin kelurahan akan terus mendampingi pemilik ruko. Ia juga akan mendampingi pemilik ruko yang kini tengah mencari keberadaan penyewa dengan bantuan Polsek Dukuh Pakis.

"Kelurahan akan terus menemani sampai selesai. Sekarang kita tunggu sampai penyewa memberikan kabar," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.