Senin, 02 Feb 2026 22:08 WIB

Pengamat Sebut Partai Buruh Berpotensi Lolos Parlemen, Asalkan Terapkan ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Mei 2022 16:13 WIB
Demo Partai Buruh
Demo Partai Buruh

selalu.id - Ratusan massa dari partai buruh menggelar aksi di sejumlah daerah di Indonesia. Aksi tersebut dalam memperingati hari buruh, Sabtu (14/5/2022) kemarin. Mereka mereka optimis bisa masuk Parlemen pada Pemilu 2024 nanti.

Pengamat politik, Dekan Fakultas Ilu Sosial dan Ilnu Politik (Fisik) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam mengatakan, Partai buruh memiliki massa yang potensial untuk lolos di Parlemen.

Baca Juga: PDIP Tetapkan Tiga Arah Politik di 2026, Ini Penjabarannya

Surokim menyampaikan, bukan hanya massa saja yang harus dimiliki, ada hal-hal yang mesti diperhatikan Partai buruh jika ingin maju ke Parlemen. Kata dia, Partai buruh harus serius jika ingin maju ke Parlemen. Mereka benar-benar menguatkan menejemen partai secara internal.

"Harus ada keseriusan, jangan hanya mengandalkan nama saja, tapi juga diikuti managemen partai yang serius, termasuk salah satunya lolos verifikasi faktual menjadi peserta pemilu," ujarnya Surokim, Minggu (15/5/2022).

Ia menyebut, jika partai ingin masuk ke Perlammen, tidak hanya butuh dukungan masa yang besar. Tapi juga dukungan biaya dan infrastruktur.

Baca Juga: PDIP Kunci Struktural Jatim, Ini Daftar 38 Ketua DPC yang Ditetapkan Serentak

"Partai Buruh belum konsolidasi hingga kearah sana, apalagi munculnya dualisme Partai Buruh malah semakin menggembosi, menurut saya, problem internal harus selesai dulu," jelasnya.

Lebih lanjut, Surokim menjelaskan bahwa Partai Buruh harus konsolidasi untuk mematangkan internal partai. Maka Partai Buruh bisa ekspansif.

"Belum konsolidasi saja Partai Buruh sudah bermasalah, apalagi penyiapan infrastruktur yang lain," jelasnya.

Baca Juga: Wawali Armuji Terpilih Jadi Ketua PDIP Surabaya, Ini Susunan Pengurusnya

Bukan hanya itu, ketokohan juga penting sebagai modal Partai agar bisa besar. Mengingat selama ini, Partai besar di Indonesia selalu mengandalkan ketokohan.

"Kalau belajar dari partai-partai besar bisa bekembang baik, itu bisa jadi modal, sejauh ini belum ada tokoh di Buruh yang bisa muncul. Itu juga menjadi problem dari Partai Buruh," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.