Kamis, 04 Jun 2026 06:32 WIB

Sampah di TPA Benowo Meningkat 200 Ton Selama Ramadan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Mei 2022 17:03 WIB
Kepala DLH Kota Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro.
Kepala DLH Kota Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro.

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menyebut selama Ramadan lalu ada kenaikan volume sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekitar 200 hingga 300 ton.

Kepala DLH Kota Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro, menyampaikan, tercatat pada hari biasanya volume sampah di TPA Benowo adalah 1.500 ton.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Selama Ramadan meningkat menjadi 1.700 hingga 1.800 ton perhari," kata Hebi, Kamis (12/5/2022).

Hebi menyebut, selama bulan Ramadan, tukang sampah di kampung yang biasa mengambil sampah setiap dua hari sekali, saat Ramadan menjadi setiap hari.

"Ada tambahan karena penggerobak sampah yang tadinya dua hari sekali, saat puasa mereka ngambil sampahnya setiap hari untuk kejar tips dari warga," ujarnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Lebih lanjut Hebi menyampaikan, volume sampah yang masuk di TPA Benowo saat Lebaran justru menurun. Hal ini karena, petugas banyak yang tidak bekerja saat Lebaran.

"Pas Lebaran itu hanya 400 ton, karena dari penggerobak itu sudah dihabiskan sebelumnya," tutur Hebi.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

DLH Surabaya bakal berupaya untuk mengantisipasi menekan volume sampah yang masuk di TPA Benowo. Salah satunya adalah dengan menerapkan kebijakan Perwali tentang pembatasan kantong plastik.

"Kita akan membangun pengelolahan 3R (Reduce, Reuse, Recycle, kita juga membangun komposting dan juga di kampung-kampung 3R itu dilakukan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.