Kamis, 22 Okt 2026 03:02 WIB

Warga Surabaya Antusias Salat Idul Fitri di Balai Kota Bersama Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Mei 2022 08:50 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat berfoto bersa warga
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat berfoto bersa warga

selalu.id - Balai Kota Surabaya kembali menggelar Salat Idul Fitri 1443 H, Senin (2/5/2022) setelah 2 tahun vakum karena pandemi covid-19. Salat Idul Fitri di Taman Surya ini sudah tidak ada lagi peraturan perbatasan atau jarak.

Dari pantauan selalu.id, terlihat warga Surabaya pukul 5.00 WIB pagi mulai berbondong-bondong menuju Balai Kota Surabaya, tampak kegembiraan warga bersama keluarganya masing-masing.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Takbiran berkumandang terdengar di halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya hingga pukul 6.00 WIB pagi. Para jemaah mulai bersiap melaksanakan salat yang dipimpin, Imam Ustad Ahmad Satun, dengan Khatib Abuya Muftahil Lutfi Muhammad.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, ikut melaksanakan Salat Idul Fitri di Taman Surya Balai Kota tersebut. Eri mengaku senang melihat warganya bisa kembali merayakan momen idul fitri dengan Salat berjamaah

"Alhamdulilah setelah 2 tahun vakum, hari ini kita melaksanakan Salat Idul Fitri, dengan ini kita mensyukuri semoga dengan ini maka kita bisa menjaga kota Surabaya dari pandemi," kata Eri saat ditemui selalu.id usai Salat Id.

Eri mengungkapkan antusiasme masyarakat pada momen Idul Fitri kali ini, beharap akan menjadi tonggak semangat masyarakat untuk kembali menggerakkan Ekonomi di Kota Surabaya.

Setelah mengikuti salat di Taman Surya, Eri berencana akan melanjutkan agenda untuk bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak saudara. Eri pun juga mengatakan, dirinya tidak menerima open house karena masih pandemi.

"Saya juga tidak mudik karena saya asli Kawatan Surabaya, jadi kami ya berputarnya di Kota Surabaya, sekaligus menjaga kota Surabaya," tuturnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Di momen Idul Fitri ini, dirinya juga memohon maaf kepada seluruh warga Surabaya. "Saya atas nama pribadi dan seluruh Pemerintah Kota Surabaya meminta maaf yang sebesar-besarnya," pungkas Eri.

Bu Yatin, salah satu jemaah warga Ketabang Surabaya merasa senang, bisa kembali salat Idul Fitri di Taman Surya. Menurutnya ini adalah hal yang ditunggu-tunggu selama 2 tahun.

"Senang ya, saya biasanya memang salat di sini setiap tahun, kemarin karena pandemi jadi saya salat di kampung," ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan, Nurhadi warga asal Tambaksari mengungkapkan kembali digelarnya Salat Id memang menjadi suatu hal yang ditunggu.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Ia mengaku dirinya sudah mengikuti agenda salat di Taman Surya Surabaya sejak era Wali Kota Soenarto Soemoprawiro atau Cak Narto.

"Dari Cak Narto itu sudah salat disini. Jadi, ben setiap hari raya salat di Taman Surya, sebelum covid itu," kata Nurhadi.

Nurhadi juga mengaku rindu dengan kembali digelar salat id Taman Surya. "Ya kangen, kan disini kan enak juga salatnya terus ya lumayan cedek (dekat) dari rumah," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).