Minggu, 13 Sep 2026 13:57 WIB

Suasana Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Apr 2022 14:50 WIB
suasana arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
suasana arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

selalu.id - Memperlancar arus mudik jalur laut, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sudah menyiapkan sebanyak 37 kapal yang melayani pemudik dengan berbagai tujuan.

General Manager Pelabuhan Kalimas dan Terminal Penumpang, Dhany Rachmad Agustian, mengatakan, pihaknya juga telah bekerjasama dengan operator kapal untuk persiapan arus mudik 2022 ini.

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

"Sudah siap semuanya dan kemarin informasi terakhir terkait dengan kesiapsiagaan arus mudik maupun arus balik," kata Dhany, Kamis (28/4/2022).

Selain itu, Dhany menjelaskan bahwa Kementrian Perhubungan juga telah menyiapkan 5 kapal perintis di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sehingga, jika sewaktu-waktu kapal tersebut ada peningkatan maka bisa digunakan. Dhany memastikan tidak ada kenaikan harga untuk moda transportasi laut.

"Khusus untuk angkutan di laut tidak ada kenaikan sama sekali jadi harganya masih normal seperti hari-hari biasa," tutur Dhany.

Lebih lanjut Dhany menyampaikan, sejak 17 April 2022, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencatat sebanyak 28.363 penumpang. 13.002 diantaranya penumpang turun, 4.620 penumpang transit.

Baca Juga: Virgo Transport 8 Hilang Kontak Usai Hadapi Cuaca Buruk, SAR Surabaya Kerahkan Kapal dan Helikopter

Pihaknya juga telah memprediksi puncak mudik ini terjadi Senin (25/4/2022) kemarin. Hal ini karena Pelabuhan Tanjung Perak menerima kedatangan penumpang sekitar 5623 penumpang.

"Mereka rata-rata tujuan lanjutan sebagian ke Jember sebagian ke pulau Madura, Lamongan Bojonegoro hingga ke Madiun," ujar Dhany.

Hingga saat ini, kata Dhany, penumpang didominasi yang datang dari Banjarmasin dan Makasar.

Karena dua tempat tersebut banyak pekerja non formal yang lebih banyak memiliki waktu luang, sehingga mereka memanfaatkan waktu untuk mudik lebih awal.

Baca Juga: Bukan Cuma Jual Beli, Pasar Buah Tanjung Sari 77 Surabaya Rutin Santuni Yatim dan Dhuafa

"Jadi mereka lebih banyak punya waktu daripada mereka yang bekerja di sektor formal. Mereka memanfaatkan momentum ini untuk pulang lebih awal jadi prediksi kita hari Senin kemarin adalah puncaknya," jelasnya.

Dhany mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan. Jika ada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, pihaknya telah menyiapkan fasilitas vaksinasi.

"Saya mewanti-wanti agar hati‐hati dengan barang bawaannya terutama saat kedatangan atau keberangkatan. Karena disinyalir masih banyak orang memanfaatkan momentum ini karena lebih dari 2 tahun tidak mudik untuk kejahatan yang mungkin akan terjadi," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Homecare Jemput Warga Rentan, Pemkab Jember Perkuat Pelayanan hingga Pelosok

Sedikitnya empat hingga lima lokasi menjadi sasaran kunjungan.

Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja

“Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan di mapolres untuk diproses lebih lanjut,” urai Iptu Suhartanto.

Mau Ubah Desil? Ini Arahan dari Pemkot Mojokerto

Keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat yakni berkaitan dengan desil yang terlalu tinggi.

Adu Banteng Dua Motor di Trowulan Mojokerto, Satu Pelajar Tewas

Sepeda motor Honda C-70 diduga berjalan terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vega R.

Kekeringan di Tuban-Bojonegoro Menahun, Pemprov Didesak Ubah Penanganan untuk Jangka Panjang

"Bagaimana air bisa ditampung, disimpan, dan didistribusikan sehingga tersedia ketika musim kemarau," tegas Ony.

Konsolidasi Akbar FSPMI Bahas UU Cipta Kerja, yang Datang Kapolri

Kapolri menekankan pentingnya menjaga iklim investasi tetap aman dan kondusif.