Wow! 16 Juta Orang Diperkirakan Mudik ke Jawa Timur
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 21 Apr 2022 13:35 WIB
selalu.id - Sedikitnya 10.546 personel gabungan disiagakan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman saat menyambut pemudik Jawa Timur yang diperkirakan mencapai 16 juta orang. Para petugas ini ditempatkan di kawsan-kawasan rawan, baik kriminalitas maupun laka lantas.
Petugas tersebut gabungan dari unsur kepolisian, TNI serta instansi pemerintahan lainnya.
Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan
"Pengerahan personel tersebut akan diploting di 167 Pos Pam dan 51 Pos Yan serta di lokasi-lokasi yang rawan baik kriminalitas, laka lantas maupun tempat keramaian yang rawan penyebaran covid-19," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta.
Nico mengatakan, berdasarkan penelitian badan Litbang Kementerian Perhubungan, yang bekerja sama dengan Korlantas Polri, bahwa wilayah Jatim menempati peringkat ke dua tujuan mudik dengan jumlah pemudik diperkirakan sekitar 16 juta orang.
"Sedangkan puncak arus mudik lebaran terjadi pada tanggal 28 April 2022 dan puncak arus balik tanggal 8 Mei 2022," kata Nico, Rabu (20/4/2022).
Polda Jatim juga berkomunikasi, berkolaborasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya akan menggelar Operasi Ketupat Semeru 2022 yang akan dilaksanakan selama 12 hari terhitung mulai tanggal 28 April - 9 Mei 2022.
Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI, Nurchahyanto, juga menyampaikan tahun ini akan terjadi peningkatan jumlah pemudik. Sehingga perlu diantisipasi agar mudik aman, sehat dan selamat.
"Jajaran Kodam V/Brawijaya siap mendukung kebijakan pemerintah untuk mengamankan mudik dengan mengelar personil Kodam V/Brawijaya sebanyak 20 SSY dan BKO organik dari Divif 2 Kostrad, Pasmar 2 dan Kopasgat sebanyak 10 SSY dan 2 SSK,"ujarnnya.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Nurchahyanto menegaskan, kunci utama keberhasilan dalam mengamankan mudik adalah sinergitas antara TNI Polri dan pemerintahan.
Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arahan Presiden RI, masyarakat diperbolehkan untuk mudik lebaran tahun 2022 namun dengan syarat sudah mendapatkan 2 kali vaksin dan 1 kali Booster, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.
Untuk menyikapi hal tersebut, Gubernur Jatim mengajak kepada Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim agar melakukan percepatan vaksinasi di wilayah Jatim.
"Masa angkutan lebaran untuk moda angkutan jalan, moda kereta api dan moda udara selama 16 hari mulai tanggal 25 April - 10 Mei 2022 sedangkan moda penyebrangan dan laut selama 32 hari mulai tanggal 17 April - 18 Mei 2022.
Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau
Menurutnya, permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan mudik diantarannya cuaca buruk dan bencana alam, kemacetan di arteri dan exit tol, lonjakan penumpang seluruh moda, lonjakan kunjungan wisatawan, kesiapan moda angkutan (laik jalan), kerusakan jalan dan jembatan dan lonjakan covid-19.
"Sehingga diharapkan jembatan yang ada di Sidayu Gresik dan jembatan Deli yang ada di Bojonegoro agar diasistensi," pungkas Khofifah. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi
URL : https://selalu.id/news-1582-wow-16-juta-orang-diperkirakan-mudik-ke-jawa-timur
