Selasa, 01 Sep 2026 20:34 WIB

Update Keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo, Korbannya 112 Santri

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 01 Sep 2026 20:17 WIB
Para santri Yayasan Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo yang keracunan MBG saat dievakuasi. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Para santri Yayasan Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo yang keracunan MBG saat dievakuasi. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Keracunan massal santri di Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan secara bersamaan, Selasa (1/9/2026).

Total, hingga saat ini ada sebanyak 112 santri yang keracunan sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.

Baca Juga: Puluhan Santri Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG

Camat Tanggulangin, Arie Prabowo, mengonfirmasi bahwa angka tersebut masih merupakan data sementara. Hingga kini, pendataan terhadap para korban terus dilakukan.

“Untuk sementara korban 112 orang,” sebut Arie kepada selalu.id.

Proses evakuasi dan penanganan medis dilakukan secara terpisah. Santri yang membutuhkan perawatan intensif langsung dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Sidoarjo.

Sementara santri dengan gejala lebih ringan mendapatkan perawatan serta pemantauan intensif di lingkungan pesantren.

Para korban terdiri dari santri laki-laki dan perempuan dengan keluhan bervariasi, mulai dari pusing hingga mual mendadak.

Baca Juga: Kasus Temuan Limbah Medis B3 di Tambak Sumur Sidoarjo Kini Diselidiki Polisi, Ada Dugaan Black Campaign

Salah seorang santriwati, Yanti, menduga keluhan tersebut dipicu oleh salah satu menu makan siang yang dihidangkan. Ia melihat kondisi makanan yang dinilainya sudah tidak layak konsumsi.

“Menu makan siangnya tadi ada sayur buncis yang seperti basi,” ungkapnya.

Yanti sendiri selamat dari gejala mual karena tidak mengonsumsi menu MBG tersebut.

"Saya tidak mual karena tidak makan sayurnya,” tambahnya.

Baca Juga: APBD Sidoarjo 2027 Naik jadi Rp5,15 T, Fokus Perbaiki Infrastruktur dan Kesehatan

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius dari Pemkab Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi mendatangi langsung lokasi pesantren pada Selasa (1/9/2026) malam untuk memantau proses penanganan medis dan memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.

Di sisi lain, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama puskesmas setempat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan medis serta mengambil sampel makanan guna pengujian laboratorium.

Hingga kini, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dan pengujian laboratorium untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan massal tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pelaku Pengeroyokan Brutal di Diskotek Triple X Surabaya Ditangkap, Ini Identitas dan Motifnya

Saat ini, korban yang diketahui berinisial BL, warga Lampung, tengah mendapat perawatan intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Jamin Hak Bagi Hasil Jukir 40 Persen Cair H+1, Dishub Surabaya: Yang Tak Tertib Sanksi Tegas!

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya kini mengintegrasikan aplikasi yang akan mencatat keluar-masuk voucher secara digital.

Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Pernyataan tersebut menjadi salah satu opsi yang disiapkan Eri apabila masih ditemukan jukir yang tidak menjalankan sistem pembayaran non-tunai.

Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Pelaku merupakan seorang residivis kasus serupa yakni pencurian kendaraan bermotor. Pelaku selalu beraksi seorang diri.

Temukan Indikasi Pungli Setoran Tunai, Wali Kota Eri Siap Sapu Bersih Jukir hingga Pejabat Dishub

Eri menyebut pengawas hingga pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya juga bisa diganti apabila persoalan tersebut tidak segera dibenahi.

Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Bahtiar juga mengingatkan para pendidik agar memberikan panggung utama kepada para siswa dalam memamerkan karya mereka.