Minggu, 18 Okt 2026 00:19 WIB

Update Keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo, Korbannya 112 Santri

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 01 Sep 2026 20:17 WIB
Para santri Yayasan Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo yang keracunan MBG saat dievakuasi. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Para santri Yayasan Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo yang keracunan MBG saat dievakuasi. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Keracunan massal santri di Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan secara bersamaan, Selasa (1/9/2026).

Total, hingga saat ini ada sebanyak 112 santri yang keracunan sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.

Baca Juga: 600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Camat Tanggulangin, Arie Prabowo, mengonfirmasi bahwa angka tersebut masih merupakan data sementara. Hingga kini, pendataan terhadap para korban terus dilakukan.

“Untuk sementara korban 112 orang,” sebut Arie kepada selalu.id.

Proses evakuasi dan penanganan medis dilakukan secara terpisah. Santri yang membutuhkan perawatan intensif langsung dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Sidoarjo.

Sementara santri dengan gejala lebih ringan mendapatkan perawatan serta pemantauan intensif di lingkungan pesantren.

Para korban terdiri dari santri laki-laki dan perempuan dengan keluhan bervariasi, mulai dari pusing hingga mual mendadak.

Baca Juga: Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Polygon di Sidoarjo, Ini Pesannya ke Siswa SMK

Salah seorang santriwati, Yanti, menduga keluhan tersebut dipicu oleh salah satu menu makan siang yang dihidangkan. Ia melihat kondisi makanan yang dinilainya sudah tidak layak konsumsi.

“Menu makan siangnya tadi ada sayur buncis yang seperti basi,” ungkapnya.

Yanti sendiri selamat dari gejala mual karena tidak mengonsumsi menu MBG tersebut.

"Saya tidak mual karena tidak makan sayurnya,” tambahnya.

Baca Juga: Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Tim Hukum Tersangka Kasus Seksual di Sidoarjo Minta Uji Psikiatri

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius dari Pemkab Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi mendatangi langsung lokasi pesantren pada Selasa (1/9/2026) malam untuk memantau proses penanganan medis dan memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.

Di sisi lain, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama puskesmas setempat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan medis serta mengambil sampel makanan guna pengujian laboratorium.

Hingga kini, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dan pengujian laboratorium untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan massal tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC

Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Kegiatan pembagian tong komposter pada Sabtu (17/10/2026) ini, diklaim jadi salah satu upaya mendorong pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Kemnaker Buka Layanan MagangHub Batch 3 di Jakarta, Kuota 70 Ribu Peserta

Perusahaan yang ingin datang diminta konfirmasi kehadiran terlebih dahulu melalui kode QR di flyer kegiatan.

Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Aksi ini menjadi salah satu dukungan terhadap program Indonesia ASRI.