Sabtu, 17 Okt 2026 06:32 WIB

Kasus Temuan Limbah Medis B3 di Tambak Sumur Sidoarjo Kini Diselidiki Polisi, Ada Dugaan Black Campaign

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 01 Sep 2026 18:20 WIB
Satreskrim Polresta Sidoarjo mulai selidiki temuan limbah medis B3 di kawasan Tambak Sumur Sidoarjo. (Dok. Polresta Sidoarjo).
Satreskrim Polresta Sidoarjo mulai selidiki temuan limbah medis B3 di kawasan Tambak Sumur Sidoarjo. (Dok. Polresta Sidoarjo).

selalu.id - Penanganan kasus penemuan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) berupa jarum suntik dan kantong obat di saluran irigasi Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru, Sidoarjo, kini dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Pelimpahan dari Polsek Waru ini dilakukan guna memperluas jangkauan penyelidikan dan mengusut tuntas dalang di balik pembuangan limbah berbahaya tersebut.

Baca Juga: Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Tim Hukum Tersangka Kasus Seksual di Sidoarjo Minta Uji Psikiatri

Temuan sampah medis yang berada tak jauh dari permukiman warga pada Selasa (27/8), itu mendadak viral di media sosial dan memicu kekhawatiran warga akan dampak kesehatan lingkungan.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono, membenarkan adanya pelimpahan berkas perkara tersebut. Saat ini, penyidik tengah mengumpulkan fakta-fakta di lapangan untuk mengusut asal-usul limbah hingga pihak yang sengaja membuangnya ke ruang terbuka.

"Ya benar, Satreskrim menerima limpahan dari Polsek Waru dan saat ini masih dalam penyelidikan. Namun dari pihak Pemkot Surabaya dan Dinkes Surabaya juga ikut menangani perkara ini," katanya, Selasa (1/9/2026).

Penyelidikan kasus ini makin memanas setelah ditemukannya kantong obat yang mencantumkan nama salah satu rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di lokasi kejadian.

Petunjuk tersebut langsung direspon cepat oleh jajaran Pemkot dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya dengan menerjunkan tim untuk melakukan penelusuran mendalam.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Bakal Terapkan Parkir QRIS, Tak Segan Sikat Jukir Bandel

Langkah kroscek ini dilakukan untuk memastikan apakah limbah tersebut murni berasal dari fasilitas kesehatan milik Pemkot Surabaya atau ada unsur kesengajaan dari oknum tak bertanggung jawab.

Bahkan, beredar dugaan di lapangan bahwa limbah B3 tersebut sengaja dibuang ke wilayah Sidoarjo oleh pihak tertentu sebagai bentuk upaya black campaign atau tindakan mencoreng nama baik Pemerintah Kota Surabaya.

Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih sebatas spekulasi dan memerlukan pembuktian secara hukum.

Baca Juga: Salawat Bersama di Sidoarjo, Subandi: Ketuk Pintu Langit untuk Keselamatan dan Kemajuan

Keberadaan jarum suntik bekas pakai di saluran terbuka menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga Tambak Sumur.

Selain melanggar prosedur penanganan limbah B3, barang berbahaya yang tersentuh tanpa pengamanan medis berisiko tinggi menularkan penyakit menular.

Hingga kini, Satreskrim Polresta Sidoarjo masih terus mendalami keterangan saksi dan alat bukti. Polisi berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan untuk mengungkap motif utama di balik pembuangan limbah medis misterius ini.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ini Tampang dan Nama Alumni Cak Surabaya yang Ditangkap Kasus Sabu

Saat ini, yang bersangkutan masih diperiksa intensif di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk mendalami keterlibatannya.

Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Saat ini, alumni Cak dan Ning Surabaya itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk mendalami keterlibatannya.

Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

Pemkot Surabaya juga telah mengalokasikan dukungan anggaran serta fasilitas pelatihan khusus bagi pemuda setempat untuk menggerakkan kegiatan positif.

Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Melalui gerakan Merawat Bumi Pertiwi yang diinisiasi PDI Perjuangan, hutan bakau, limbah sampah, hingga hasil laut kini bertransformasi menjadi ekonomi tinggi.

Ini Lho Rek, Nama-nama Penjabat yang Tega Korupsi Dana Bencana di Indonesia

Total ada lima orang yang ditetapkan tersangka oleh penyidik KPK, salah satunya merupakan adik dari mantan Kepala BNPB Suharyanto.

Kabar Gembira, PGN Siapkan Jargas Pipa untuk Pelaku UMKM di Trenggalek

Tak hanya soal kepraktisan, perluasan jargas ini juga menjadi jurus ampuh untuk menekan ketergantungan pada energi impor.