Saat Semangat Bung Karno dan Bung Tomo Menyatu di Final Soekarno Cup 2026
- Penulis : Zein Muhammad
- | Senin, 24 Agu 2026 23:20 WIB
selalu.id - Gemuruh suara puluhan ribu penonton menggema di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026) malam.
Partai puncak turnamen sepak bola usia muda, Soekarno Cup 2026, resmi berakhir meriah dengan dihadiri langsung oleh Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Limbah Medis Berserakan di Exit Tol Tambaksumur Sidoarjo, Disebut dari RSUD Eka Candrarini
Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun, mengungkapkan bahwa laga final yang melibatkan 400 talenta muda berbakat dari berbagai pelosok Tanah Air ini terasa sangat istimewa.
Pasalnya, partai pemungkas digelar di Kota Pahlawan, tempat kelahiran sang Proklamator Bung Karno, serta berlokasi di stadion yang mengabadikan nama pahlawan legendaris, Bung Tomo.

”Malam final ini bukan sekadar pertandingan biasa. Malam ini kita menyatukan dua nama besar yang menentukan Merah-Putihnya sejarah bangsa: Bung Karno dan Bung Tomo. Di stadion ini, nama mereka menyatu dengan gemuruh suara penonton dan semangat para talenta muda akar rumput,” kata Komarudin di hadapan hampir 20.000 pasang mata yang memadati tribune.
Dalam orasi semangatnya, Komarudin mengimajinasikan sosok Bung Karno dan Bung Tomo tengah tersenyum bangga menyaksikan aksi generasi penerus bangsa di atas rumput hijau GBT.
"Mereka melihat api perjuangan yang dahulu mereka nyalakan, kini terus menyala di dada generasi muda," tegasnya.
Surabaya memang punya catatan histori mendalam bagi kedua tokoh bangsa tersebut. Bung Karno lahir di Kota Pahlawan pada 6 Juni 1901 dan menggembleng pemikirannya saat remaja di rumah HOS Tjokroaminoto.

Sementara Bung Tomo adalah penggerak utama keberanian rakyat Surabaya lewat orasi radionya yang membakar semangat dalam pertempuran 10 November 1945.
Melalui turnamen Soekarno Cup, sejarah perjuangan bangsa coba dipertemukan dengan mimpi besar anak-anak muda menjadi pesepak bola profesional.
Menutup sambutannya, Komarudin mengutip pesan inisiator Soekarno Cup, Prananda Prabowo, serta kalimat legendaris Bung Karno: ’Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.’
Para talenta muda diharapkan tak hanya piawai mengolah si kulit bundar, tetapi juga mengemban karakter disiplin, sportif, dan berani bermimpi besar untuk Indonesia.
Editor : Arif Ardianto