Selasa, 25 Agu 2026 21:57 WIB

Dari Jember untuk Indonesia: Komitmen Masyarakat Pandalungan Kawal Persatuan dan Stabilitas Nasional

Komunitas FMJM Kabupaten Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Komunitas FMJM Kabupaten Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) bersama masyarakat Pandalungan Kabupaten Jember menyatakan komitmennya untuk turut menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, dan stabilitas nasional melalui gerakan “Jaga Jakarta, Jaga Indonesia.”

Gerakan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat daerah terhadap kondisi nasional sekaligus dukungan agar pembangunan pemerintah dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat hingga ke pelosok.

Baca Juga: Songsong Generasi Emas 2045, Asrama Pulau Mandangin Jadi Tempat Diseminasi ke-Indonesiaan

Koordinator FMJM Jember, Kamiludin, mengatakan bahwa pihaknya berencana memberangkatkan sekitar 300 hingga 500 orang ke Jakarta pada 27 Agustus 2026. Peserta berasal dari berbagai wilayah, mulai tingkat kecamatan hingga desa.

“Tujuan kami adalah mengawal gerakan Jaga Jakarta, Jaga Indonesia, menjaga stabilitas nasional dan kondusivitas negara. Kami juga ingin memastikan program pembangunan pemerintah pusat dapat berjalan dan dirasakan masyarakat sampai ke pedesaan,” katanya, Selasa (25/8/2026).

Menurut Kamiludin, keberangkatan masyarakat Jember ke Jakarta bukan untuk berhadap-hadapan dengan kelompok masyarakat lain yang tengah menyampaikan aspirasi. FMJM menegaskan tidak berada dalam posisi pro maupun kontra terhadap aksi kelompok lain.

“Fokus kami adalah menjaga keutuhan bangsa, persatuan dan kesatuan, serta mengawal pembangunan agar berjalan dengan baik,” tegasnya.

FMJM juga mengajak seluruh elemen masyarakat dari berbagai daerah untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional. 

Masyarakat, menurut mereka, memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif sehingga agenda pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Menuju Indonesia Emas 2024, Pemprov Jatim Gencar Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Dalam pernyataannya, FMJM menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah menjalankan sejumlah agenda strategis nasional, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi, pembangunan sumber daya manusia hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dukungan tersebut, kata Kamiludin, bukan berarti menutup ruang kritik. Masyarakat tetap memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi dan melakukan kontrol sosial secara konstruktif dengan tetap mengedepankan koridor demokrasi dan hukum.

FMJM juga menyerukan agar setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tertib, konstitusional, dan bertanggung jawab. 

Mereka menolak segala bentuk provokasi, kekerasan, ujaran kebencian, serta tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Baca Juga: SMA Awards Jatim 2023 Ajang Siapkan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

“Menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, TNI dan Polri. Ini merupakan tanggung jawab seluruh anak bangsa,” tegas Kamiludin.

Melalui gerakan tersebut, FMJM dan masyarakat Pandalungan Jember membawa pesan kebangsaan dari daerah ke tingkat nasional dengan semangat gotong royong dan persatuan.

“Jaga Jakarta, Jaga Indonesia. Jaga persatuan dan kesatuan, jaga pembangunan. Jember untuk Indonesia, Pandalungan untuk Indonesia,” serunya.

FMJM berharap gerakan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga persatuan nasional sekaligus mengawal pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Limbah Medis Berserakan di Exit Tol Tambaksumur Sidoarjo, Disebut dari RSUD Eka Candrarini

Hingga kini, asal seluruh limbah tersebut masih dalam proses penelusuran. DPRD Surabaya juga akan segera melakukan sidak.

Bobroknya Penanganan Judi Online di Indonesia

Taufik pun mendesak Bareskrim Polri dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penanganan judi online (judol) dari hulu ke hilir.

Jalan Krian-Kemangsen Sidoarjo Bakal Ditutup Total, Pengendara Diimbau Lewat Jalur Ini

Kadis PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Muhamad Mahmud menambahkan bahwa proyek Krian–Kemangsen ini merupakan bagian dari program percepatan infrastruktur daerah.

Momen Para Remaja Disabilitas Jember Dibekali Kemandirian Sebelum Masuk Dunia Usaha

Sutopo berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta tidak lagi merasa takut atau canggung ketika berinteraksi dengan masyarakat maupun calon mitra usaha.

Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Penyegaran kompetensi ini sekaligus penguatan budaya keamanan, keselamatan, serta pelayanan di area operasional pelabuhan.

Betonisasi Jalan Tambakcemandi Sidoarjo Tertinggal 4 Persen, Pengerjaan Dipercepat

Pembangunan jalan tidak berhenti pada pekerjaan betonisasi. Penataan lingkungan menjadi bagian penting agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.