Minggu, 04 Okt 2026 23:29 WIB

Bupati Subandi Salurkan Insentif Rp4,2 Juta ke Setiap Guru Ngaji di Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 20 Agu 2026 12:00 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat menyalurkan intensif guru ngaji. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Bupati Sidoarjo Subandi saat menyalurkan intensif guru ngaji. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis keagamaan terus digencarkan.

Tahun ini, sebanyak 5.500 guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) atau guru ngaji menerima kucuran insentif sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap dedikasi mereka mendampingi generasi muda di era urbanisasi.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Siapkan Area Bawa Flyover Tenggulunan-Sumokali jadi Pusat UMKM

Pencairan insentif diserahkan secara simbolis di Pendopo Delta Wibawa. Setiap penerima mengantongi bantuan sebesar Rp4,2 juta untuk alokasi satu tahun penuh.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, bantuan keuangan tersebut harus diterima secara utuh oleh para pendidik tanpa ada pemotongan dalam bentuk apa pun.

"Yang kami berikan per tahun Rp4,2 juta. Tidak boleh ada potongan," tegasnya, Kamis (20/8/2026).

Menurut Subandi, keberadaan guru ngaji memiliki dimensi strategis yang tidak sekadar mengajarkan baca-tulis Al-Qur’an. Lebih jauh, para pengajar merupakan benteng utama dalam menanamkan fondasi moral dan akhlak anak sejak dini.

Peran tersebut dinilai kian krusial mengingat pesatnya dinamika Kota Delta sebagai wilayah urban. Kesibukan orang tua bekerja kerap membuat ruang pembinaan agama anak bergantung pada lembaga pendidikan keagamaan.

"Insya Allah ini fondasi bangsa yang melahirkan generasi sukses. Terutama memberikan pendidikan kepada anak-anak kita yang selama ini belum bisa mengaji," tambahnya.

Atas dasar itu, Pemkab Sidoarjo memastikan program insentif guru TPQ akan terus dipertahankan sebagai bagian dari investasi jangka panjang bidang sumber daya manusia.

Baca Juga: Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 3.394 Burung di Sidoarjo, Dua WNA Vietnam Diamankan

Namun, di tengah bergulirnya program ini, Subandi mengingatkan agar lingkungan TPQ tetap netral dan steril dari dinamika politik praktis.

"Guru-guru ngaji ini tidak usah ikut-ikut politik. Tidak boleh. Biarkan mereka fokus membimbing anak-anak kita dan memberikan fondasi agama," jelas Subandi.

Penerima bantuan disaring ketat berdasarkan data administrasi pendidikan keagamaan serta kepemilikan KTP Sidoarjo.

Subandi menyebut kuota penerima masih dinamis dan berpeluang menyesuaikan hasil pembaruan data secara berkala.

Baca Juga: Kabar Baik! Tarif Pedagang CFD di Sidoarjo Bakal Murah Banget, Segini Rinciannya

Selain insentif personal, Pemkab Sidoarjo juga membuka akses bantuan sarana dan prasarana bagi lembaga TPQ yang membutuhkan penunjang fasilitas belajar-mengajar.

Apresiasi datang dari kalangan pengajar. Ziah, guru TPQ Nurrohma Magersari, menilai insentif ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah yang menyuntikkan semangat baru bagi para pendidik.

"Untuk besarannya Rp4,2 juta dan sudah kami terima. Ini jadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran," ungkap Ziah.

Subandi pun berpesan agar bantuan dimanfaatkan secara bijak, serta senantiasa menempatkan aktivitas mengajar sebagai bentuk ibadah pengabdian bagi bangsa.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lima Kendaraan Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto, Begini Kondisi para Korban

Atas insiden ini, Sat PJR Polda Jatim mengimbau para pengguna jalan tol untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan.

Persela Lamongan Menang Lagi, Kini Bungkam Barito Putera 0-1

Hasil manis ini menjadi modal krusial bagi Persela Lamongan untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship 2026/2027.

Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Gubernur Khofifah menyebut bantuan alsintan bertujuan meningkatkan efisiensi kerja petani agar produktivitas pertanian di Jatim terdongkrak.

Detik-detik Takmir Amankan Pencuri Kotak Amal di Masjid Baitusshodiqqin Nganjuk

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan musala lain di Kabupaten Nganjuk untuk lebih waspada, apalagi di jam-jam sepi.

Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Gubernur Jatim Khofifah mengatakan, selain untuk menstabilkan harga, pasar murah ini juga digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Pemprov Jatim ke-81.

Armuji Minta Ranting PDIP Surabaya Ambil Hati Warga di Pemilu 2029, Jangan Main Proyek!

Armuji menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang menjadikan posisi politik sebagai sarana mencari keuntungan dari masyarakat.