Detik-detik Takmir Amankan Pencuri Kotak Amal di Masjid Baitusshodiqqin Nganjuk
- Penulis : selalu.id
- | Minggu, 04 Okt 2026 20:29 WIB
selalu.id - Kotak amal Masjid Baitusshodiqqin di Jalan Brantas VIII, Lingkungan Ngotok, Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, dicuri maling, Sabtu (3/10/2026).
Pencurian yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, itu ketika masjid dalam kondisi sepi. Pelakunya adalah seorang pria yang berpura-pura mampir ke masjid.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Tersangka Dirjen PPTT Lampri di Nganjuk
Sulis, salah seorang saksi, yang merupakan istri takmir masjid mengatakan bahwa sebelum pencurian itu terjadi, di dalam masjid memang ada orang.
"Waktu itu memang ada orang di masjid. Kita kan nggak sengaja, nggak tahu kalau orang itu mau mencuri. Terus orang itu kok kayakmencurigakan, lihat kanan lihat kiri kayak gitu. Terus masuk ke dalam masjid," ungkapnya.
Sulis menjelaskan, pelaku awalnya masuk dan berwudhu di kamar mandi seperti hendak menjalankan ibadah salat. Namun setelah ditunggu, pelaku tidak kunjung salat.
"Habis itu kita tunggu kok orang itu kayaknya nggak salat. Terus akhirnya orang itu mendekati kotak infak (amal), dan mengambil," jelasnya.
Baca Juga: Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja
Aksi pelaku kemudian dipergoki oleh pihak takmir saat membobol dan mengambil uang di dalam kotak amal. Pelaku lantas panik dan berpura-pura istirahat.
"Pelakunya itu sudah sempat membobol, mengambil uang dari kotak amal. Ya mungkin sekitar tujuh ratus lima puluhan lah," sebut Sulis.
Setelah diamankan, takmir masjid langsung meminta pelaku mengembalikan uang hasil curian tersebut. Meski terbukti melakukan pencurian, kasus ini tidak dilaporkan ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Ketagihan Judi Online, Pria di Pacitan Nekat Curi Uang dan Emas Rp350 Juta
"Ya mungkin karena kasihan, orangnya kan kebetulan gitu ya. Bapaknya mungkin kasihan sama keluarganya. Jadi pokoknya diancam, kalau kamu ke sini lagi nanti bakal dilaporkan," ujar Sulis.
Diketahui pelaku datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan musala lain di Kabupaten Nganjuk untuk lebih waspada terhadap modus musafir palsu, terutama pada jam-jam sepi.
Reporter : Yohanes Arberto
Editor : Zein Muhammad