Armuji Minta Ranting PDIP Surabaya Ambil Hati Warga di Pemilu 2029, Jangan Main Proyek!
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 04 Okt 2026 19:45 WIB
selalu.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Armuji memberikan pesan khusus kepada pengurus ranting saat membuka Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan Surabaya, Sabtu (3/10/2026).
Bukan hanya soal konsolidasi organisasi, Armuji menekankan fungsi struktur partai di tingkat kelurahan agar benar-benar menjadi penghubung antara warga dengan pemerintah dan anggota legislatif.
Baca Juga: Kunjungi Rumah Jokowi dan Usulkan Rehabilitasi, Kader PDIP Surabaya Dipecat
Menurut dia, kekuatan partai di tingkat bawah tidak cukup hanya dengan solid secara organisasi. Pengurus ranting harus mengetahui persoalan warga dan ikut memperjuangkannya.
“Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Kita mau mendengar, melihat ke bawah, karena masih banyak rakyat yang membutuhkan bantuan dan pertolongan kita. Kita harus turun dan membantu,” tegas Armuji.
Ia menyebut PDI Perjuangan memiliki struktur organisasi mulai dari tingkat pusat hingga ranting. Di sisi lain, partai juga memiliki kader yang duduk di DPRD Kota Surabaya, DPRD Jawa Timur, DPR RI maupun pemerintahan.
Kondisi tersebut, kata Armuji, seharusnya digunakan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Namun, ia sekaligus mengingatkan agar akses yang dimiliki kader melalui organisasi maupun pemerintahan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Armuji menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang menjadikan posisi politik sebagai sarana mencari keuntungan dari masyarakat.
Musyawarah Ranting PDIP Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029
“Kalau sampai ketahuan menarik uang, bermain proyek, menjanjikan orang masuk outsourcing lalu meminta imbalan, dan itu terbukti setelah diverifikasi, maka kami tidak segan-segan memberikan sanksi tegas hingga pemecatan,” jelasnya.
Armuji menilai persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut perilaku individu, tetapi juga berkaitan dengan marwah organisasi.
Sebab, kader di tingkat ranting merupakan bagian yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kepercayaan warga terhadap partai ikut dipengaruhi oleh perilaku kader di lapangan.
Di sisi lain, Armuji meminta kader tidak terjebak dalam berbagai provokasi maupun upaya adu domba dari pihak luar.
Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan
“Makanya, kalau ada partai-partai baru yang telah mengejek-ngejek PDI, yang telah mengadu domba kita, itu abaikan saja. Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Kita mau mendengar, kita melihat ke bawah. Bahwa di sana itu masih ada rakyat kita yang membutuhkan bantuan kita. Membutuhkan pertolongan kita,” tegasnya.
Musran tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PDI Perjuangan hingga tingkat kelurahan.
Armuji juga mengingatkan pengurus ranting mengenai tantangan politik menuju Pemilu 2029. Menurutnya, kerja organisasi di tingkat bawah akan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan partai dengan masyarakat.
“Sebagai ujung tombak partai, ranting harus mampu menarik hati rakyat. Kalau kompak, solid, dan bekerja untuk masyarakat, saya yakin kita bisa memenangkan kembali pertarungan 2029,” pungkasnya.
Editor : Zein Muhammad